Story

Eva Airways Pertimbangkan Pesanan Sekitar 24 Jet dari Airbus dan Boeing

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 17, 20262 min read
Eva Airways Pertimbangkan Pesanan Sekitar 24 Jet dari Airbus dan Boeing

Summary

Maskapai asal Taiwan, Eva Airways, dilaporkan sedang mempertimbangkan pesanan untuk sekitar dua lusin jet penumpang berbadan lebar dari Airbus dan Boeing guna memodernisasi armadanya yang sudah ada.

Text size
Background

Eva Airways Corp. dilaporkan sedang menimbang pesanan untuk sekitar dua lusin jet penumpang berbadan besar dari Airbus SE dan Boeing Co. Langkah ini merupakan bagian dari upaya maskapai asal Taiwan tersebut untuk memodernisasi dan memperluas armadanya, menurut laporan Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Rencana Modernisasi Armada

Potensi pesanan ini ditujukan untuk menyelesaikan tahap akhir penggantian armada pesawat berbadan lebar Boeing 777-300ER. Pesawat jenis ini merupakan tulang punggung operasional Eva Air, yang mencakup hampir sepertiga dari total 89 pesawat yang dimiliki maskapai tersebut.

Menurut laporan itu, Eva Air diperkirakan akan mencapai keputusan akhir dalam beberapa bulan ke depan. Maskapai tersebut dilaporkan menginginkan pengiriman untuk pesanan baru ini dimulai pada pertengahan tahun 2030-an. Namun, salah satu sumber menyatakan bahwa Eva Air masih menimbang penawaran dari kedua produsen dan ada kemungkinan pada akhirnya tidak jadi melakukan pemesanan.

Jika terwujud, kesepakatan ini akan menambah pesanan sekitar tiga lusin jet berbadan lebar yang telah dipesan Eva Air dari Airbus dan Boeing sejak tahun 2023, yang sebagian juga dialokasikan untuk menggantikan armada 777-300ER saat ini.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Persaingan Ketat di Pasar Asia-Pasifik

Pemesanan ini merupakan bagian dari gelombang ekspansi armada yang lebih luas di kalangan maskapai Asia-Pasifik. Maskapai di kawasan ini bergerak cepat untuk mengamankan pasokan pesawat di tengah keterbatasan slot produksi di Airbus dan Boeing hingga akhir dekade ini, yang sebagian besar disebabkan oleh pesanan besar dari maskapai Timur Tengah.

Bloomberg mencatat bahwa slot produksi untuk model andalan seperti Airbus A350 dan Boeing 787 Dreamliner sudah penuh. Tren ini mendorong maskapai lain, seperti Korean Air Lines Co., Cathay Pacific Airways Ltd., dan Qantas Airways Ltd., untuk juga mempertimbangkan atau menyelesaikan pesanan pesawat dalam jumlah besar untuk mengamankan kebutuhan armada masa depan mereka.

Di pasar domestik, Eva Air bersaing ketat dengan China Airlines Ltd. dan Starlux Airlines Co. Rencana ekspansi armada ini juga sejalan dengan pengembangan bandara pusatnya, Bandara Internasional Taoyuan Taiwan, yang sedang dalam proses pembangunan terminal ketiga.

Back to latest news

LATEST