Story

Harga Gas Eropa Turun untuk Minggu Kedua di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 10, 20262 min read
Harga Gas Eropa Turun untuk Minggu Kedua di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah

Summary

Harga gas alam Eropa mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut meskipun naik tipis pada hari Jumat, karena meredanya risiko geopolitik diimbangi oleh fundamental pasokan fisik yang tetap ketat.

Text size
Background

Harga gas alam Eropa naik tipis pada hari Jumat tetapi mengakhiri pekan dengan kerugian untuk minggu kedua berturut-turut. Meredanya premi risiko geopolitik setelah kemajuan diplomatik di Timur Tengah menekan harga, meskipun fundamental pasar yang ketat membatasi penurunan lebih lanjut.

Rincian Pergerakan Harga

Kontrak acuan gas alam Eropa, Dutch TTF bulan depan, naik 0,5% menjadi sekitar €57,50 per megawatt-hour (MWh) pada hari Jumat. Kenaikan ini merupakan pemulihan kecil dari level terendah tiga minggu yang disentuh pada awal pekan. Kontrak grosir Inggris yang sejenis juga mencatat kenaikan moderat yang serupa.

Namun, meskipun ada kenaikan pada hari Jumat, harga gas di benua itu secara keseluruhan turun sekitar 2,5% selama sepekan. Ini menandai penurunan mingguan kedua berturut-turut, melanjutkan koreksi dari level tertinggi yang dicapai pada akhir Juli.

Meredanya Risiko Geopolitik

Penurunan harga selama dua minggu terakhir sebagian besar disebabkan oleh meredanya kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan dari Teluk Persia. Menurut laporan, upaya diplomatik yang dimediasi oleh Oman dan Qatar untuk menciptakan jalur maritim yang aman di Selat Hormuz telah membuat para pedagang energi menurunkan ekspektasi kenaikan harga jangka pendek.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Selain itu, pelemahan harga acuan minyak mentah global selama dua minggu terakhir juga membantu menenangkan volatilitas di pasar energi secara keseluruhan. Kombinasi faktor-faktor ini telah mengurangi premi risiko yang sebelumnya mendorong harga gas lebih tinggi.

Fundamental Pasar Tetap Ketat

Di sisi lain, para pedagang dan analis menunjukkan bahwa fundamental pasar fisik tetap ketat, yang memberikan dukungan terhadap harga. Meskipun ada pembicaraan diplomatik, beberapa faktor utama masih membatasi pasokan:

  • Pengiriman kapal tanker gas alam cair (LNG) melalui Selat Hormuz masih sangat dibatasi.
  • Penundaan pengiriman terus menunda kedatangan kargo spot musim panas dari produsen utama Timur Tengah seperti Qatar.
  • Tingkat penyimpanan gas Uni Eropa pada bulan Agustus hanya mencapai 55% hingga 57% dari kapasitas, jauh di bawah rata-rata lima tahun sebesar 71% untuk periode yang sama.

Keterbatasan pasokan ini terjadi pada saat yang krusial ketika perusahaan utilitas Eropa berupaya mengisi kembali fasilitas penyimpanan mereka sebelum musim dingin. Permintaan juga tetap tinggi karena suhu musim panas yang sangat tinggi di Eropa Selatan mendorong penggunaan listrik untuk pendingin ruangan, yang sebagian besar ditenagai oleh gas alam. Dengan adanya persaingan dari importir Asia untuk kargo LNG global, pasar diperkirakan akan tetap sensitif terhadap setiap perkembangan negosiasi di Timur Tengah.

Back to latest news

LATEST