Story
Citi Proyeksikan Poundsterling Melemah Jelang Pelantikan PM Inggris yang Baru

Analis di Citi memproyeksikan potensi pelemahan poundsterling (GBP) Inggris terhadap euro (EUR) dalam waktu dekat. Bank investasi tersebut mengadopsi pandangan *bearish* secara taktis, dengan target pasangan mata uang EUR/GBP dapat menguat menuju area 0,8450-0,8500.
Katalis Politik dan Pola Historis
Pemicu utama di balik proyeksi ini adalah potensi pengangkatan resmi Andy Burnham sebagai Perdana Menteri Inggris, yang diperkirakan terjadi setelah 20 Juli. Citi mencatat bahwa penempatan posisi jual (*short*) pada GBP memerlukan waktu yang tepat karena tingginya biaya *carry* (*carry cost*), sehingga dibutuhkan katalis yang jelas.
Menurut analisis Citi, terdapat pola historis di mana keempat pergantian Perdana Menteri pasca-Brexit selalu diikuti oleh tren kenaikan pada pasangan EUR/GBP. Bank tersebut berpendapat bahwa hal ini kemungkinan merupakan fungsi dari optimisme pasar yang sudah diperhitungkan sepenuhnya menjelang masa jabatan pemimpin baru, yang kemudian membuka ruang bagi kekecewaan setelah realitas kebijakan mulai terlihat.
AdKetidakpastian Kebijakan dan Strategi Pasar
Meskipun pasar telah merespons positif komentar Burnham yang berjanji untuk menjaga aturan fiskal, Citi menyoroti bahwa tingkat ketidakpastian yang tinggi masih ada. Belum jelas apa langkah konkret yang akan diambil Burnham, termasuk apakah ia akan mempertahankan Reeves sebagai kanselir (menteri keuangan).
Berdasarkan pandangan ini, Citi menyarankan untuk memanfaatkan setiap pelemahan EUR/GBP dalam beberapa hari mendatang sebagai peluang taktis. Penurunan menuju area 0,8450-0,8500 dipandang sebagai momen untuk memposisikan diri mengantisipasi kenaikan EUR/GBP setelah 20 Juli. Menurut bank tersebut, pasangan mata uang ini juga tampak *undervalued* (di bawah nilai wajar) jika dibandingkan dengan suku bunga relatif.