Story
Saham Berkshire Hathaway Capai Puncak di Era Abel Pasca Laba Kuat dan Buyback Agresif

Saham Berkshire Hathaway melonjak pada hari Senin ke level tertinggi sejak Greg Abel mengambil alih posisi CEO, menyusul laporan kinerja keuangan kuartal kedua yang solid dan langkah agresif perusahaan dalam mengerahkan tumpukan kasnya yang masif. Menurut laporan Reuters, saham Kelas A Berkshire naik sebanyak 3,3% menjadi $806.102,81, sementara saham Kelas B naik 3,1% menjadi $537,74 dalam perdagangan pagi.
Pengerahan Kas dan Kinerja Keuangan
Laporan kuartalan Berkshire pada hari Sabtu menunjukkan penurunan cadangan kas dari rekor $380,2 miliar menjadi $364,7 miliar per 30 Juni, menandakan strategi alokasi modal yang lebih aktif di bawah kepemimpinan baru. Pengerahan kas ini mencakup pembelian kembali saham senilai $4,5 miliar dan pembelian saham lain senilai $23,5 miliar selama kuartal tersebut, termasuk investasi senilai $10 miliar di Alphabet.
Selain itu, konglomerat yang berbasis di Omaha ini menghabiskan setidaknya $10,1 miliar lagi pada bulan Juli untuk buyback saham dan akuisisi perusahaan pembangun rumah Taylor Morrison. Dari sisi operasional, laba kuartal kedua naik 16% menjadi $12,98 miliar, didorong oleh kinerja kuat dari segmen perkeretaapian dan jasa, yang mengimbangi kenaikan klaim di unit asuransi mobil Geico.
AdReaksi Pasar dan Pandangan Analis
Kinerja yang kuat ini mendorong Keefe, Bruyette & Woods (KBW) dan UBS untuk menaikkan proyeksi harga saham mereka. Analis UBS, Brian Meredith, yang memberi peringkat "buy", menyoroti pengerahan kas yang "bermakna" sebagai cerminan alokasi modal yang disiplin. Sebaliknya, analis KBW Meyer Shields mempertahankan peringkat "underperform" karena ketidakpastian makroekonomi, meskipun menyebut kuartal tersebut "sangat solid".
Level harga saham saat ini merupakan yang tertinggi sejak 2 Mei 2025, sehari sebelum Warren Buffett mengumumkan pengunduran dirinya setelah 60 tahun memimpin perusahaan. Lonjakan ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap arah strategis yang diambil oleh suksesornya, Greg Abel.