Story

Harga Minyak Dasar Grup III Meroket, Produsen Mobil Global Beralih ke Pelumas Alternatif

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 18, 20262 min read
Harga Minyak Dasar Grup III Meroket, Produsen Mobil Global Beralih ke Pelumas Alternatif

Summary

Krisis pasokan akibat konflik di Timur Tengah telah melambungkan harga minyak dasar Grup III hingga hampir tiga kali lipat, memaksa raksasa otomotif seperti Stellantis dan Volkswagen untuk mencari formulasi pelumas baru.

Text size
Background

Produsen mobil besar seperti Stellantis dan Volkswagen dilaporkan beralih ke formulasi pelumas baru di tengah kelangkaan parah dan lonjakan harga minyak pelumas. Gangguan pasokan ini dipicu oleh konflik di Timur Tengah yang mengganggu produksi bahan utama untuk oli mesin modern.

Lonjakan Harga dan Gangguan Pasokan

Menurut laporan dari Zhitong Finance APP, rantai pasokan untuk minyak dasar Grup III berkualitas tinggi—komponen krusial untuk oli mesin—terganggu secara signifikan setelah sebuah serangan pada bulan Maret terhadap pabrik *gas-to-liquids* milik Shell di Qatar. Akibatnya, harga minyak dasar Grup III di Eropa dan Amerika Serikat telah meroket hampir tiga kali lipat dari level sebelum krisis, mencapai sekitar $4.000 per ton.

Situasi ini diperparah dengan beberapa pemasok dari Timur Tengah yang menyatakan *force majeure* setelah kehabisan stok. Gabriella Twining, Kepala Global Penentuan Harga Minyak Dasar di Argus Media, memperingatkan bahwa pemulihan pasokan akan memakan waktu. "Bahkan jika Selat Hormuz dibuka besok, kami memperkirakan Eropa dan AS baru akan menerima pasokan paling cepat pada bulan Oktober," ujarnya.

Respons Industri Otomotif

Menghadapi menipisnya persediaan, produsen mobil global bergerak cepat untuk mencari solusi alternatif dan memastikan kelangsungan operasional mereka. Langkah-langkah yang diambil oleh beberapa perusahaan besar antara lain:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Stellantis: Menyatakan telah mengevaluasi "pelumas yang diformulasi ulang" dan berhasil menemukan produk alternatif yang memenuhi standar industri untuk meminimalkan dampak pada layanan purnajual.
  • Volkswagen: Mengonfirmasi bahwa pasokan saat ini telah aman dan sedang dalam proses mengevaluasi opsi pengadaan lain yang sesuai dengan "spesifikasi teknis dan persyaratan kualitas" mereka.
  • Toyota: Juga telah berhasil mengamankan sumber pasokan alternatif.
  • Nissan: Memberi tahu para dealernya pada bulan Mei tentang penurunan kapasitas produksi untuk sebagian besar produk pelumas dan akan membatasi pasokan oli berkualitas tinggi sambil mencari sumber lain.
  • Suzuki: CEO Toshihiro Suzuki mengatakan kepada para pemegang saham bahwa perusahaan sedang mendorong diversifikasi pemasok minyak dasarnya.

Prospek Pasar yang Tegang

Meskipun produsen mobil telah menemukan pemasok pengganti, kondisi pasar secara keseluruhan tetap tegang. Holly Alfano, CEO Asosiasi Produsen Pelumas Independen, menekankan bahwa kapasitas dari pemasok alternatif juga terbatas.

"Setiap gangguan pengiriman, penghentian kilang, atau guncangan pasokan lainnya dapat dengan cepat memperburuk situasi," kata Alfano. Ia menambahkan bahwa industri ini beroperasi dengan "hampir tidak ada ruang untuk kesalahan," menyoroti kerentanan rantai pasokan pelumas global saat ini.

Back to latest news

LATEST