Story
AstraZeneca dan Daiichi Mendekati Kesepakatan Harga Obat Kanker Enhertu dengan NICE di Inggris

Summary
AstraZeneca dan Daiichi Sankyo dilaporkan hampir mencapai kesepakatan harga dengan regulator kesehatan Inggris, NICE, untuk obat kanker payudara Enhertu. Kesepakatan ini akan memungkinkan akses obat tersebut bagi pasien melalui Layanan Kesehatan Nasional (NHS).
AstraZeneca dan Daiichi Sankyo dilaporkan hampir mencapai kesepakatan harga dengan National Institute for Health and Care Excellence (NICE) Inggris untuk menyediakan obat kanker payudara Enhertu bagi para pasien. Menurut laporan Bloomberg yang mengutip sumber yang mengetahui negosiasi tersebut, kesepakatan ini masih berisiko batal karena beberapa faktor, termasuk potensi perubahan dalam pemerintahan Inggris.
Enhertu, yang dikembangkan bersama oleh AstraZeneca dan Daiichi Sankyo, terbukti dapat memperpanjang harapan hidup sekitar enam bulan bagi beberapa pasien kanker payudara. Saat ini, sekitar 1.000 wanita di Inggris dan Wales yang dapat memperoleh manfaat dari obat tersebut tidak dapat mengaksesnya karena NICE menganggap harganya terlalu mahal.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa kesepakatan perdagangan AS-Inggris berperan dalam mengubah posisi regulator, yang menaikkan ambang batas nilai obat yang dianggap layak bagi NHS. Faktor lain yang mendukung tercapainya kesepakatan ini termasuk perubahan kebijakan yang mendukung harga lebih tinggi untuk obat-obatan yang memperpanjang hidup serta kompromi dari pihak produsen obat.
AdJika kesepakatan tercapai, NHS di Inggris diperkirakan akan mendapatkan harga yang lebih rendah dibandingkan banyak negara Eropa lainnya. Enhertu saat ini sudah tersedia secara luas di hampir semua negara Uni Eropa dan Amerika Serikat. Juru bicara AstraZeneca dan Daiichi Sankyo menyatakan bahwa diskusi dengan NHS Inggris dan NICE terus berlangsung untuk mendukung akses Enhertu bagi pasien kanker payudara metastasis dengan kadar protein HER2 yang rendah.