Story
Apple Menang, Gugatan CSAM di iCloud Senilai $32,8 Miliar Ditolak Pengadilan AS

Summary
Seorang hakim federal AS menolak gugatan kelompok yang menuduh Apple gagal menghentikan penyebaran materi pelecehan seksual anak di iCloud, dengan alasan perlindungan hukum di bawah Pasal 230.
Seorang hakim federal di Amerika Serikat telah menolak gugatan *class action* yang menuduh Apple Inc. (AAPL) gagal menghentikan penyebaran materi pelecehan seksual anak (CSAM) melalui platform penyimpanan iCloud. Putusan tersebut didasarkan pada argumen bahwa Apple dilindungi secara luas dari klaim semacam itu di bawah undang-undang federal yang melindungi layanan online dari tanggung jawab atas konten yang dibuat oleh pengguna.
Dasar Hukum Pembatalan Gugatan
Hakim Distrik AS Noël Wise di San Jose, California, dalam putusannya menyetujui argumen Apple bahwa perusahaan tersebut kebal terhadap klaim yang diajukan. Gugatan tersebut berupaya meminta pertanggungjawaban Apple karena gagal menghapus atau memblokir konten yang dibuat oleh pengguna, yang menempatkan klaim tersebut dalam lingkup Pasal 230 dari Communications Decency Act, sebuah undang-undang federal tahun 1996.
Hakim Wise menulis bahwa tidak ada dalam undang-undang federal yang mengharuskan Apple untuk secara proaktif menggunakan teknologi yang tersedia atau mengembangkan teknologi baru untuk mengidentifikasi dan melaporkan materi pelecehan seksual anak di platform cloud-nya. "Anggota parlemen dapat memperbaiki masalah ini... Pengadilan ini tidak bisa," tulis Wise. Kasus ini dibatalkan secara permanen (*with prejudice*), yang berarti tidak dapat diajukan kembali.
Rincian Klaim dan Potensi Kerugian
Gugatan ini diajukan atas nama kelompok yang terdiri dari 2.680 orang dengan tuduhan serupa. Para penggugat, yang menggunakan nama samaran Amy dan Jessica, mengklaim bahwa gambar-gambar pelecehan mereka saat masih anak-anak terus disimpan dan dibagikan di platform iCloud Apple.
AdMenurut dokumen pengadilan, gugatan tersebut menuntut ganti rugi kompensasi yang diperkirakan bisa mencapai $32,8 miliar. Selain itu, para penggugat juga meminta perintah pengadilan yang mengarahkan Apple untuk melakukan perubahan pada sistem iCloud untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Konteks dan Langkah Selanjutnya
Para penggugat menuduh Apple mengetahui adanya masalah CSAM di iCloud tetapi memilih untuk tidak menggunakan teknologi yang tersedia secara luas untuk mengidentifikasi dan melaporkannya. Gugatan tersebut merujuk pada rencana Apple pada tahun 2021 untuk meluncurkan program bernama NeuralHash untuk mengidentifikasi CSAM, yang kemudian dibatalkan pada tahun berikutnya.
Apple beralasan bahwa mereka memilih metode lain selain NeuralHash untuk menghilangkan risiko terhadap keamanan dan privasi pengguna. James Marsh, seorang pengacara untuk para penggugat, menyatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding. Sementara itu, Apple masih menghadapi gugatan serupa yang diajukan oleh jaksa agung Virginia Barat, yang menandai tantangan hukum lebih lanjut bagi raksasa teknologi tersebut.