Story

Didukung Pertumbuhan Cloud, Saham Alphabet Pulih dari Penurunan Tajam

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 27, 20262 min read
Didukung Pertumbuhan Cloud, Saham Alphabet Pulih dari Penurunan Tajam

Summary

Saham Alphabet menguat setelah mengalami aksi jual terbesar dalam setahun, karena investor mengalihkan fokus dari kenaikan belanja modal ke kinerja solid segmen Google Cloud.

Text size
Background

Saham Alphabet (GOOGL) bangkit dalam perdagangan pagi, naik 2,6% menjadi $328,06, memulai pemulihan setelah mengalami penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari setahun pada hari Kamis lalu. Penurunan lebih dari 7% tersebut dipicu oleh kekhawatiran atas peningkatan belanja modal dan arus kas bebas yang negatif.

Fokus Beralih ke Kekuatan Fundamental

Aksi jual pekan lalu dipicu oleh dua pengumuman utama dalam laporan pendapatan kuartal kedua (Q2) 2026 perusahaan:

  • Peningkatan panduan belanja modal (capex) untuk tahun 2026 menjadi antara $195 miliar dan $205 miliar, naik dari rentang sebelumnya $180 miliar hingga $190 miliar.
  • Laporan arus kas bebas kuartalan negatif untuk pertama kalinya sejak IPO pada tahun 2004.

Namun, pemulihan hari ini menunjukkan investor mulai melihat kembali kekuatan bisnis inti perusahaan. Secara khusus, segmen Google Cloud menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan pendapatan melonjak 82% dari tahun ke tahun di Q2, jauh melampaui ekspektasi Wall Street. Laba operasional segmen tersebut bahkan meroket lebih dari 200% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dukungan Analis dan Prospek AI

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen positif ini didukung oleh sejumlah pialang Wall Street yang mempertahankan rekomendasi beli untuk saham Alphabet, meskipun beberapa di antaranya menurunkan target harga sebagai respons terhadap kenaikan panduan capex. Konsensus analis menilai bahwa aksi jual pasca-laporan pendapatan tersebut berlebihan.

Dalam panggilan pendapatan, CFO Anat Ashkenazi menyatakan bahwa permintaan untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) terus melampaui kapasitas investasi perusahaan. Analis menafsirkan pernyataan ini sebagai bukti adanya permintaan nyata yang menghasilkan pendapatan, bukan sekadar belanja spekulatif. Narasi ini diperkuat oleh laporan kesepakatan cloud senilai $1 miliar yang ditandatangani Verizon dengan Google.

Sentimen Pasar yang Membaik

Pemulihan saham Alphabet juga terbantu oleh membaiknya kondisi makroekonomi. Harga minyak mentah Brent turun tajam ke sekitar $90 per barel setelah Amerika Serikat dan Iran memulai pembicaraan diplomatik, meredakan kekhawatiran pasokan energi yang telah menekan pasar.

Kondisi ini mendorong sentimen *risk-on* yang lebih luas di pasar ekuitas AS, dengan Dow Jones Industrial Average diperdagangkan lebih tinggi. Meskipun saham Alphabet masih jauh di bawah level tertinggi 52 minggunya di $408,61, sesi hari ini mengisyaratkan bahwa pasar mulai membedakan antara siklus investasi AI yang besar dan potensi pendapatan jangka panjang yang akan dihasilkannya.

Back to latest news

LATEST