Story

Yuan Melonjak Melewati 6,70 Per Dolar, Menimbulkan Kerugian bagi Penabung USD dengan Imbal Hasil Tinggi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 19, 20262 min read
Yuan Melonjak Melewati 6,70 Per Dolar, Menimbulkan Kerugian bagi Penabung USD dengan Imbal Hasil Tinggi

Summary

Yuan Tiongkok telah menguat ke level tertinggi hampir tiga tahun terhadap dolar AS, menghapus keuntungan bunga dan menyebabkan kerugian pokok bagi investor yang tertarik oleh deposito dolar dengan imbal hasil tinggi di Tiongkok daratan.

Text size
Background

Yuan Tiongkok telah melonjak ke level terkuatnya terhadap dolar AS sejak Januari 2023, dengan suku bunga domestik dan luar negeri menembus angka kunci 6,70. Apresiasi yang cepat ini telah mengungkap risiko mata uang yang signifikan bagi para penabung Tiongkok yang mengalihkan dana mereka ke deposito berjangka dolar AS untuk mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi.

Imbal Hasil Tinggi yang Terancam Risiko Mata Uang

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak bank Tiongkok telah secara agresif menaikkan suku bunga deposito dolar AS, dengan beberapa bank komersial kota dan bank asing menawarkan suku bunga tahunan setinggi 4%. Suku bunga ini jauh lebih menarik daripada yang tersedia untuk deposito dalam denominasi yuan, sehingga menarik investor ritel.

Namun, kekuatan yuan telah mengubah investasi yang tampaknya aman ini menjadi investasi yang merugikan. Menurut laporan dari Times Weekly, seorang investor yang menyetor $4.000 setahun yang lalu dengan suku bunga 2,8%, ketika nilai tukar sekitar 7,30, kini menghadapi kerugian yang signifikan. Mengonversi kembali pokok dan bunga ke yuan dengan kurs saat ini sebesar 6,70 akan mengakibatkan kerugian sekitar 1.650 yuan, setara dengan penurunan 5,7% dari pokok awal.

"Meskipun deposito dolar AS tampak seperti produk tabungan, pada dasarnya produk ini mengandung risiko mata uang, yang merupakan biaya tersembunyi yang paling mudah diabaikan," kata Xue Hongyan, peneliti khusus di Suning Bank, kepada Times Weekly. Ia menekankan bahwa jika yuan menguat, kerugian kurs dapat dengan mudah mengimbangi atau bahkan melebihi pendapatan bunga, sehingga mengikis pokok.

Reaksi Bank terhadap Kebijakan Fed

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kenaikan suku bunga deposito dolar di Tiongkok didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter AS. Federal Reserve AS baru-baru ini menaikkan suku bunga acuan dana federal sebesar 25 basis poin ke kisaran target 3,75%–4,00%, kenaikan pertama sejak Juli 2023, menurut sumber tersebut.

Mengantisipasi langkah ini, bank-bank Tiongkok berlomba-lomba menarik mata uang asing dengan menaikkan suku bunga deposito USD mereka sendiri. Strategi ini membantu mereka mengelola kewajiban mata uang asing dan menawarkan alternatif dengan imbal hasil lebih tinggi seiring penurunan suku bunga yuan domestik. Misalnya, cabang Shenzhen dari Dazhong Bank baru-baru ini menawarkan suku bunga 4,10% untuk deposito satu tahun, sementara Bank of East Asia menawarkan hingga 4,00% untuk deposito baru sebesar $50.000 dengan jangka waktu tiga bulan.

Prospek dan Peringatan Investor

Analis mencatat bahwa penguatan yuan baru-baru ini sebagian disebabkan oleh penurunan indeks dolar AS setelah keputusan suku bunga Fed diperhitungkan. Wang Qing, Kepala Analis Makro di Golden Credit Rating, mengatakan kepada Times Weekly bahwa ia memperkirakan yuan akan tetap relatif kuat dalam jangka pendek, dengan kisaran fluktuasi inti antara 6,70 dan 6,90 per dolar.

Para ahli keuangan memperingatkan bahwa deposito dolar AS bukanlah alat arbitrase bebas risiko bagi investor rata-rata. Lou Feipeng, seorang peneliti di Bank Tabungan Pos Tiongkok, menyatakan bahwa produk semacam itu lebih cocok untuk individu yang benar-benar membutuhkan dolar AS atau untuk investor berpengalaman yang dapat mentolerir volatilitas nilai tukar. Ia menyarankan untuk tidak mengkonversi yuan menjadi dolar hanya untuk mengejar imbal hasil bunga yang lebih tinggi, terutama bagi mereka yang membutuhkan likuiditas jangka pendek dalam mata uang lokal.

Back to latest news

LATEST