Story
Warren Buffett Akui Inisiasi Investasi di Alphabet, Tetap Jagokan Apple

Summary
Warren Buffett mengungkapkan bahwa dirinyalah yang menginisiasi investasi Berkshire Hathaway di Alphabet, bukan penerusnya, Greg Abel. Ia juga menyoroti tantangan modal besar di sektor AI dan menegaskan kembali kepercayaannya pada Apple.
Warren Buffett menyatakan bahwa ia secara pribadi menjadi kekuatan pendorong di balik investasi signifikan Berkshire Hathaway (BRKb) baru-baru ini di Alphabet (GOOGL), induk perusahaan Google. Pengakuan ini meluruskan spekulasi bahwa langkah tersebut diambil oleh Greg Abel, yang ditunjuk sebagai penerus Buffett.
Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Buffett, 95 tahun, menegaskan perannya. "Saya yang menginisiasinya," katanya, seraya menambahkan bahwa ia dan Abel bekerja dalam harmoni penuh. "Dia tidak melakukan apa pun yang tidak saya setujui. Saya tidak melakukan apa pun yang tidak dia setujui. Kami terus berbicara, tetapi dialah pengambil keputusan."
Rincian Investasi dan Pandangan Terhadap Alphabet
Berkshire pertama kali mengungkapkan kepemilikan saham di Alphabet pada kuartal ketiga tahun 2025 dan sejak itu terus menambah posisinya. Saat ini, kepemilikan konglomerat tersebut di Alphabet bernilai sekitar $31 miliar.
Perusahaan juga berpartisipasi dalam penempatan swasta (private placement) senilai $10 miliar oleh Alphabet untuk mendanai infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Meskipun demikian, Buffett menyatakan bahwa Alphabet bukanlah salah satu favorit utamanya.
Ad- Bukan Favorit Utama: "Saya akan mengatakan bahwa saya tidak menyukainya sebaik setidaknya empat atau lima bisnis lain yang kami miliki," ujar Buffett.
- Tantangan Modal AI: Ia menyoroti besarnya komitmen modal yang dibutuhkan untuk bersaing di bidang AI sebagai isu utama. "Pertanyaan sebenarnya dengan Google dan semua kompetitornya sekarang, karena mereka semua mengeluarkan ratusan miliar, dan itu adalah uang sungguhan," jelasnya.
Keyakinan pada Apple Tetap Tak Tergoyahkan
Di sisi lain, Buffett menegaskan kembali pandangan positifnya terhadap Apple (AAPL), yang merupakan kepemilikan ekuitas terbesar Berkshire. Kepercayaan ini tetap kuat bahkan setelah berita mundurnya Tim Cook sebagai CEO.
"Saya tahu lebih banyak tentang Apple daripada yang saya ketahui bertahun-tahun yang lalu," kata Buffett. Ia memuji kemampuan perusahaan untuk menarik talenta-talenta cerdas di seluruh dunia yang bekerja untuk memastikan masa depan Apple sama cerahnya dengan masa lalunya.