Story
UniCredit Semakin Dekat Menguasai Commerzbank Setelah Amankan 48% Saham

Summary
UniCredit mengumumkan telah memiliki 48% saham Commerzbank, sebuah langkah signifikan dalam upaya akuisisi senilai €45 miliar yang mendapat penolakan dari bank Jerman tersebut. Perkembangan ini membawa bank asal Milan itu semakin dekat untuk menguasai salah satu bank terbesar di Jerman.
Bank asal Italia, UniCredit, pada hari Rabu mengumumkan bahwa pihaknya kini memiliki 48% saham Commerzbank. Perkembangan ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya penawaran pengambilalihan (takeover) senilai €45 miliar ($51 miliar) yang tidak bersahabat terhadap bank nomor dua di Jerman tersebut.
Perjalanan akuisisi ini tidak mudah. UniCredit pertama kali berinvestasi di Commerzbank pada September 2024, memicu pertarungan perbankan lintas negara yang telah berlangsung hampir dua tahun. Upaya yang dipimpin oleh CEO UniCredit, Andrea Orcel, ini mendapat penolakan luas di Jerman. Menanggapi berita tersebut, Commerzbank menyatakan bahwa kurang dari 2% investor ritel dan institusional yang telah menjual saham mereka, yang menurut mereka menggarisbawahi "daya tarik yang rendah" dari penawaran tersebut.
Meskipun ada penolakan, momentum UniCredit tampaknya sulit dihentikan. Boris Rhein, perdana menteri negara bagian Hesse, tempat Commerzbank bermarkas, menyerukan agar kedua bank tersebut melakukan dialog. Kini, semua mata tertuju pada langkah Orcel selanjutnya, yang pilihannya mencakup mengubah kontrak swap untuk mencapai 59% kepemilikan, membeli saham di pasar terbuka, atau bernegosiasi langsung dengan Commerzbank.
AdBeberapa pemegang saham Commerzbank mengisyaratkan kesediaan untuk menjual saham mereka jika harganya lebih tinggi dari penawaran saat ini yang di bawah €40 per saham. Dari sisi regulasi, Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan segera memutuskan apakah UniCredit memiliki kendali de facto atas Commerzbank. Melewati ambang batas 50% kepemilikan saham sangat penting bagi UniCredit untuk dapat menunjuk setengah dari anggota dewan pengawas Commerzbank.
Namun, jalan Orcel untuk mencapai garis finis belum sepenuhnya mulus. Tantangan yang ada termasuk gelombang merger dan akuisisi di pasar domestik UniCredit di Italia, serta potensi hambatan birokrasi dari pihak Jerman. Tanpa kesepakatan, UniCredit berisiko menjadi pemilik saham mayoritas namun tidak dapat memaksakan merger penuh yang diinginkannya.