Story
Bisnis Inggris Desak Pemerintah Alihkan Pungutan Energi untuk Ringankan Biaya

Sebuah koalisi luas perusahaan-perusahaan Inggris telah meminta pemerintah untuk menghapus pungutan dari tagihan listrik guna meringankan beban biaya energi yang terus meningkat, demikian dilaporkan oleh Bloomberg pada hari Jumat.
Langkah ini dianggap krusial di tengah tekanan biaya yang signifikan bagi industri-industri padat energi seperti kimia dan baja.
Rincian Tuntutan Industri
Kelompok-kelompok industri mendesak agar biaya yang dibebankan pada tagihan listrik untuk mendanai skema energi terbarukan serta kebijakan sosial dan energi lainnya dialihkan. Dalam sebuah surat kepada Kanselir John Healey yang diperoleh Bloomberg, para pelaku usaha berpendapat bahwa memindahkan pungutan listrik dari tagihan bisnis dan rumah tangga ke belanja pemerintah akan membuat biaya energi lebih terjangkau dan kompetitif.
Menurut surat tersebut, perubahan ini juga akan mengatasi distorsi yang menghambat investasi dalam elektrifikasi. Para penandatangan surat tersebut mencakup organisasi-organisasi berpengaruh, antara lain:
- Energy UK
- Confederation of British Industry (CBI)
- British Retail Consortium
- Perwakilan dari industri baja, keramik, kimia, dan kertas
AdKonteks dan Tantangan Pemerintah
Desakan ini muncul setelah ketegangan di Timur Tengah mendorong harga bahan bakar lebih tinggi. Pemerintah sebelumnya telah memindahkan sebagian dari biaya ini ke pajak umum untuk meringankan beban rumah tangga, dan kini para pengguna energi industri besar mencari keringanan serupa.
Namun, memberikan keringanan lebih lanjut mungkin sulit bagi pemerintah. Partai Buruh, di bawah kepemimpinan sebelumnya Keir Starmer, telah berjanji untuk memotong tagihan rumah tangga, tetapi tagihan justru telah meningkat. Pemerintah saat ini menghadapi tekanan belanja yang saling bersaing, termasuk tuntutan untuk meningkatkan anggaran pertahanan.
Tanpa perubahan tambahan pada sistem pungutan, pemerintah memiliki sedikit opsi yang jelas untuk menurunkan tagihan secara signifikan, kecuali jika harga gas alam global mengalami penurunan.