Story
UBS Pangkas Proyeksi Harga Paladium di Tengah Kekhawatiran Kelebihan Pasokan

Summary
Bank investasi UBS menurunkan target harga paladium menjadi $1.100 per ons, mengutip ekspektasi surplus pasar sekitar 200.000 ons tahun ini akibat pelemahan permintaan dan peningkatan pasokan dari daur ulang.
Bank investasi UBS telah merevisi turun proyeksi harga paladium, dengan menetapkan target baru di level $1.100 per ons. Langkah ini didasari oleh ekspektasi bahwa pasar akan mengalami surplus signifikan yang akan memberikan tekanan jual terhadap logam mulia tersebut dalam beberapa bulan mendatang.
Proyeksi Surplus Memicu Prospek Bearish
Menurut analisis UBS, pasar paladium diperkirakan akan mengalami kelebihan pasokan (surplus) sekitar 200.000 ons pada tahun ini. Proyeksi ini mendorong bank tersebut untuk mempertahankan prospek *bearish* terhadap paladium hingga akhir tahun.
Kombinasi antara peningkatan pasokan dan pelemahan permintaan fundamental menjadi pendorong utama di balik revisi ini. UBS menyatakan bahwa meskipun pasokan dari tambang diperkirakan menurun dibandingkan tahun 2025, hal ini tidak cukup untuk mengimbangi faktor-faktor penekan lainnya.
Analisis Faktor Penawaran dan Permintaan
Kondisi surplus pasar diperkirakan terjadi akibat beberapa faktor yang saling terkait. Dari sisi penawaran, peningkatan pasokan dari hasil daur ulang (scrap) menjadi kontributor utama. Sementara itu, dari sisi permintaan, terjadi pelemahan di dua sektor kunci.
AdFaktor-faktor yang mendorong surplus menurut UBS meliputi:
- Peningkatan pasokan skrap: Lebih banyak paladium yang masuk ke pasar dari sumber daur ulang.
- Penurunan permintaan investasi: Minat investor terhadap paladium sebagai aset investasi menurun.
- Permintaan autokatalis yang lebih rendah: Permintaan dari sektor otomotif untuk katalisator melemah.
Konteks Pasar: Peran Tiongkok dan Industri Otomotif
UBS mencatat bahwa impor paladium Tiongkok memang mencapai rekor tertinggi pada paruh pertama tahun ini. Namun, bank tersebut berpendapat bahwa lonjakan ini lebih disebabkan oleh peluncuran bursa baru, bukan karena permintaan yang kuat dari sektor industri, khususnya produsen autokatalis.
Sebagai konteks, paladium merupakan komponen krusial dalam konverter katalitik (catalytic converter) pada kendaraan bertenaga bensin untuk mengurangi emisi berbahaya. Oleh karena itu, harganya sangat sensitif terhadap pergeseran dalam produksi otomotif global dan regulasi lingkungan.