Story

Uber Ajukan Tawaran Akuisisi Delivery Hero Senilai $14,8 Miliar untuk Dominasi Global

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 16, 20262 min read
Uber Ajukan Tawaran Akuisisi Delivery Hero Senilai $14,8 Miliar untuk Dominasi Global

Summary

Uber Technologies telah meluncurkan tawaran pengambilalihan publik senilai ~$14,8 miliar untuk Delivery Hero, sebuah langkah strategis untuk memperluas jangkauan geografis dan memperkuat posisinya di pasar quick-commerce global.

Text size
Background

Uber Technologies telah meluncurkan tawaran pengambilalihan publik secara resmi untuk Delivery Hero pada 16 Juli 2026, dengan valuasi raksasa pengiriman makanan asal Jerman tersebut mencapai sekitar $14,8 miliar. Langkah ini merupakan pertaruhan paling agresif Uber untuk mendominasi pasar pengiriman makanan dan *quick-commerce* global di luar Amerika Serikat.

Konteks Penawaran

Langkah Uber ini bukanlah sebuah awal yang baru, melainkan eskalasi dari posisi yang sudah ada. Perusahaan sebelumnya telah memegang 24,99% saham di Delivery Hero, ditambah instrumen derivatif yang membawa total kepentingan ekonominya menjadi sekitar 36,8%. Akuisisi ini merupakan konversi posisi minoritas yang signifikan menjadi kepemilikan penuh, sebuah jalur yang memiliki risiko lebih rendah dibandingkan pengambilalihan perusahaan yang sepenuhnya asing.

Laporan awal mengenai kesepakatan ini menyebabkan saham Uber (UBER) turun sekitar 2%, merefleksikan kekhawatiran pasar terhadap besarnya pengeluaran tunai. Sebaliknya, saham Delivery Hero (DHER) telah melonjak secara signifikan, naik +68% sejak awal tahun, sebagian besar didorong oleh spekulasi akuisisi ini.

Logika Strategis di Balik Akuisisi

Keputusan Uber untuk mengakuisisi Delivery Hero didasarkan pada beberapa pilar strategis yang bertujuan untuk pertumbuhan jangka panjang, bukan sekadar menghilangkan pesaing. Akuisisi ini menawarkan jalan pintas untuk mencapai skala yang sulit dibangun secara organik.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Dominasi Eropa: Membeli jaringan Delivery Hero yang sudah mapan di Eropa dinilai lebih cepat dan lebih murah daripada membangun operasi dari nol di pasar yang terfragmentasi.
  • Jangkauan Geografis Baru: Delivery Hero memiliki operasi di lebih dari 70 negara, dengan pijakan kuat di Timur Tengah, Asia, dan Amerika Latin—pasar di mana kehadiran Uber Eats masih minim atau tidak ada sama sekali.
  • Skala *Quick-Commerce*: Platform seperti Foodpanda dan Talabat milik Delivery Hero adalah pemimpin di segmen pengiriman bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari super cepat, yang merupakan salah satu kategori dengan pertumbuhan tercepat secara global.
  • Mencegah Valuasi yang Lebih Tinggi: Dengan saham Delivery Hero yang sudah melonjak, Uber bertindak untuk mengunci harga sebelum premi akuisisi menjadi lebih mahal atau muncul penawar saingan.

Implikasi Pasar dan Potensi Risiko

Meskipun memiliki logika strategis yang kuat, kesepakatan bernilai miliaran dolar ini juga membawa risiko signifikan. Analis Jefferies menyoroti bahwa komitmen modal sebesar $14,8 miliar ini akan mengurangi ketersediaan dana tunai untuk program pembelian kembali saham (*share buybacks*) dan berpotensi membatasi fleksibilitas operasional Uber di masa depan.

Selain itu, mengintegrasikan operasi yang tersebar di 70 negara tidak akan mudah, terutama mengingat Delivery Hero sendiri memiliki riwayat kerugian. Deutsche Bank mencatat bahwa nilai wajar Delivery Hero berada di bawah harga perdagangannya saat ini, menunjukkan bahwa optimisme pasar terkait kesepakatan ini mungkin sudah terefleksikan dalam harga saham. Pada intinya, Uber menukar kepastian kas jangka pendek dengan pertaruhan pada dominasi platform pengiriman global jangka panjang.

Back to latest news

LATEST