Story
Saham TotalEnergies Anjlok Usai Rilis Peringatan Laba Kuartal Kedua

Summary
Raksasa energi Prancis, TotalEnergies, merilis peringatan laba untuk kuartal kedua 2026 yang memicu penurunan harga sahamnya secara signifikan. Pelemahan di segmen gas alam cair (LNG) dan kendala operasional kilang menjadi pemicu utama tekanan jual.
Saham TotalEnergies (TTEF) anjlok 1,8% menjadi €69,35 dalam perdagangan, setelah raksasa energi Prancis tersebut mengeluarkan peringatan laba untuk kuartal kedua 2026. Penurunan ini mendorong harga saham menembus level psikologis penting di €70 dan sempat menyentuh level terendah harian di €68,86.
Pemicu Peringatan Laba
Manajemen TotalEnergies mengungkapkan bahwa kinerja beberapa segmen utama diperkirakan akan menghadapi tantangan signifikan. Proyeksi ini menjadi katalis negatif utama bagi pergerakan saham perusahaan.
Faktor-faktor utama yang mendasari peringatan tersebut meliputi:
- Segmen LNG Terintegrasi: Diperkirakan akan mengalami penurunan "secara signifikan" karena pasar gas Eropa yang lesu. Segmen ini menyumbang sekitar seperlima dari total pendapatan perusahaan.
- Kendala Operasional Hilir: Kilang perusahaan di Arab Saudi saat ini hanya beroperasi pada 70% dari kapasitasnya dan diperkirakan tidak akan pulih sepenuhnya hingga awal 2027. Hal ini menjadi beban berkelanjutan bagi kinerja segmen hilir.
- Marjin Eksplorasi & Produksi: Meskipun harga minyak secara umum tinggi, volume produksi diekstraksi pada waktu yang kurang menguntungkan, sehingga menekan marjin yang direalisasikan.
Sisi Positif dan Konteks Produksi
AdDi tengah berita negatif, perusahaan juga melaporkan beberapa perkembangan yang lebih konstruktif. Hasil dari divisi perdagangan minyak dilaporkan tetap kuat, setara dengan level yang terlihat pada kuartal pertama.
Produksi hidrokarbon pada kuartal kedua mencapai sekitar 2,4 juta barel setara minyak per hari (boepd), yang mencerminkan pertumbuhan organik sebesar 4%. Dampak konflik di Timur Tengah mengurangi produksi sekitar 210.000 boepd, lebih rendah dari panduan sebelumnya yaitu 360.000 boepd, meskipun pemulihan produksi mengalami jeda waktu.
Dampak Pasar dan Sentimen Analis
Peringatan laba ini memberikan dampak yang kuat karena saham TotalEnergies sebelumnya telah menguat sekitar 9,3% selama dua pekan terakhir, didorong oleh kenaikan harga minyak terkait tensi di Timur Tengah. Kenaikan tersebut membuat saham rentan terhadap koreksi tajam saat muncul katalis negatif.
Sentimen analis secara umum tetap mendukung. J.P. Morgan menegaskan kembali peringkat "Buy" untuk saham ini, dan RBC Capital juga mempertahankan pandangan konstruktifnya. Namun, Morgan Stanley telah memangkas target harganya menjadi €77 dari €89,10 pada awal bulan ini.