Story
Stellantis Dikabarkan Jajaki Kemitraan dengan Huawei dan JAC untuk Maserati

Raksasa otomotif Stellantis dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan Huawei Technologies dan JAC Group dari Tiongkok mengenai potensi kerja sama industri jangka panjang untuk merek mewahnya yang sedang berjuang, Maserati. Informasi ini berasal dari dua sumber yang mengetahui masalah tersebut, seperti yang dilaporkan oleh Reuters.
Rincian Potensi Kerja Sama
Pembicaraan ini, yang pertama kali dilaporkan oleh harian Italia *Milano Finanza*, disebut telah berada pada tahap lanjut. Kerja sama ini dilaporkan berpusat pada pemanfaatan platform Harmony Intelligent Mobility milik Huawei untuk model Maserati di masa depan.
Menurut laporan tersebut, beberapa poin penting yang sedang didiskusikan meliputi:
- Produksi kendaraan pertama yang dikembangkan bersama ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun depan.
- Potensi strategi merek ganda, di mana kendaraan akan dipasarkan dengan merek mewah Maextro milik JAC di Tiongkok dan dengan merek Maserati di pasar internasional.
Konteks Strategis dan Kinerja Maserati
AdLangkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang Stellantis yang lebih luas, di mana kemitraan manufaktur menjadi pilar utama. CEO Stellantis, Antonio Filosa, sebelumnya telah menyatakan bahwa perusahaan sedang mengupayakan kemitraan lebih lanjut, termasuk untuk Maserati, setelah kesepakatan dengan grup Tiongkok lainnya seperti Leapmotor dan Dongfeng.
Maserati sendiri menghadapi tantangan signifikan. Merek ini mencatatkan rugi operasional yang disesuaikan sebesar €198 juta ($230 juta) tahun lalu dengan pengiriman kurang dari 8.000 unit mobil. Kesepakatan baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada tingkat produksi di pabrik Cassino dan Modena di Italia. Maserati dijadwalkan akan mempresentasikan rencana strategis jangka panjangnya sendiri pada bulan Desember.
Tanggapan Resmi
Seorang juru bicara Stellantis menyatakan bahwa sebagai bagian dari kegiatan bisnis normal, perusahaan mengadakan diskusi dengan berbagai pemain industri di seluruh dunia. Namun, mereka tidak memberikan komentar spesifik mengenai pembicaraan dengan Huawei dan JAC.
Pihak Huawei dan JAC tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Bagi investor, potensi kemitraan ini dapat menjadi katalis penting bagi upaya pemulihan Maserati, menggabungkan keahlian rekayasa Italia dengan teknologi canggih dan jangkauan pasar dari raksasa Tiongkok.