Story

Saham Spie Melonjak Setelah Jefferies Naikkan Peringkat Menjadi 'Beli'

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 10, 20261 min read
Saham Spie Melonjak Setelah Jefferies Naikkan Peringkat Menjadi 'Beli'
Text size
Background

Harga saham perusahaan rekayasa Prancis Spie SA naik 1,8% menjadi €44,52 setelah Jefferies menaikkan peringkat saham tersebut dari "Tahan" (Hold) menjadi "Beli" (Buy). Peningkatan ini didasarkan pada analisis bahwa pertumbuhan organik perusahaan mendekati titik terendahnya dan kekhawatiran pasar terhadap risiko politik dinilai "berlebihan".

Alasan di Balik Peningkatan Peringkat

Menurut Jefferies, valuasi Spie telah menjadi "sangat menarik" setelah mengalami koreksi harga selama musim panas. Bank investasi tersebut menyoroti bahwa Spie saat ini menawarkan imbal hasil arus kas bebas (*free cash flow yield*) sebesar 8%, yang merupakan tingkat yang atraktif bagi investor.

Jefferies juga memproyeksikan percepatan pertumbuhan untuk Spie antara tahun 2027 dan 2028. Akselerasi ini diperkirakan akan didorong oleh dua faktor utama:

  • Percepatan bisnis jaringan listrik tegangan tinggi di Jerman.
  • Ekspansi pembangunan pusat data (*data center*).
Sample IUX Markets – In-articleAd

Selain itu, Jefferies memperkirakan bahwa hambatan yang dihadapi oleh bisnis serat optik dan solusi bangunan Spie di Prancis akan mereda secara bertahap, yang akan semakin mendukung prospek perusahaan secara keseluruhan.

Sentimen Analis yang Positif

Peningkatan peringkat oleh Jefferies memperkuat sentimen pasar yang sudah cenderung optimistis terhadap Spie. Pada 1 September, Deutsche Bank juga memulai liputan atas saham Spie dengan peringkat "Beli" dan target harga €57, mengutip prospek pertumbuhan yang membaik dan permintaan struktural dari tema elektrifikasi serta dekarbonisasi.

Pandangan positif ini sejalan dengan konsensus analis lainnya. Sejumlah bank investasi besar seperti JPMorgan, Morgan Stanley, UBS, dan Kepler Capital juga telah memberikan peringkat "Overweight" atau "Beli". Kinerja fundamental Spie yang solid, seperti yang dilaporkan pada 30 Juli untuk paruh pertama 2026 dengan pertumbuhan pendapatan menengah-ke-atas dan margin operasi yang stabil, terus mendapat respons positif dari investor.

Back to latest news

LATEST