Story

Saham SpaceX Hadapi Tekanan Jual Jelang Berakhirnya Periode Lock-up 911,5 Juta Saham

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 24, 20262 min read
Saham SpaceX Hadapi Tekanan Jual Jelang Berakhirnya Periode Lock-up 911,5 Juta Saham
Text size
Background

Saham Space Exploration Technologies Corp. (SpaceX) menghadapi potensi tekanan jual yang signifikan karena periode penguncian (*lock-up*) untuk 911,5 juta saham akan berakhir pada awal Agustus. Peristiwa ini terjadi saat saham diperdagangkan di dekat level terendah sepanjang masa, menimbulkan kekhawatiran tentang gelombang pasokan besar yang akan membanjiri pasar.

Rincian Berakhirnya Periode Lock-up

Menurut laporan Investing.com, pelepasan saham ini dijadwalkan terjadi pada hari perdagangan kedua setelah SpaceX merilis laporan keuangan kuartalan pertamanya. Jumlah saham yang akan menjadi bebas diperdagangkan ini, yang bernilai sekitar $123 miliar pada harga IPO, jauh melampaui volume perdagangan harian rata-rata perusahaan sebesar 75,25 juta saham. Lonjakan pasokan yang tiba-tiba ini dapat membebani permintaan dan menekan harga saham lebih rendah.

Selain itu, terdapat 455,8 juta saham lainnya yang akan dilepas jika harga saham berhasil diperdagangkan di atas $175,50 selama lima dari sepuluh hari perdagangan berturut-turut. Namun, dengan kondisi pasar saat ini, syarat tersebut tampaknya masih sulit tercapai.

Kinerja Saham dan Konteks Pasar

Saham SpaceX saat ini diperdagangkan di sekitar $113,30, turun lebih dari 14% di bawah harga IPO-nya sebesar $135 dan anjlok dari level tertinggi pasca-IPO di $225,64 pada 16 Juni 2026. Pelemahan ini menunjukkan sentimen investor yang berhati-hati menjelang berakhirnya periode *lock-up*.

Meskipun sempat ada kenaikan singkat yang didorong oleh pembelian senilai $18 juta oleh ARK Invest, optimisme tersebut cepat memudar. Situasi ini menempatkan investor awal dan orang dalam pada posisi untuk merealisasikan keuntungan, yang berpotensi menambah tekanan jual di pasar.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Gambaran Finansial dan Pandangan Analis

Secara fundamental, kondisi keuangan SpaceX menunjukkan gambaran yang beragam. Perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar $18,67 miliar untuk tahun fiskal 2025 dengan pertumbuhan 33,2%, namun masih membukukan rugi bersih sebesar $-4,94 miliar. SpaceX juga tidak membagikan dividen, yang mengurangi daya tariknya bagi investor yang mencari pendapatan defensif.

Pandangan analis pun terpecah:

  • Bernstein SocGen menargetkan harga di $239, menyiratkan potensi kenaikan lebih dari 100%.
  • Piper Sandler lebih konservatif dengan target harga $156.
  • InvestingPro menetapkan nilai wajar di $111,37, sedikit di bawah harga saat ini.

Bagi investor, kombinasi antara lonjakan pasokan saham yang masif, profitabilitas yang masih negatif, dan momentum harga yang lemah menciptakan skenario risiko jangka pendek yang tinggi, bahkan bagi mereka yang optimistis terhadap potensi jangka panjang SpaceX.

Back to latest news

LATEST