Story
Permintaan AI Mendorong Kinerja ServiceNow, Proyeksi Pendapatan Tahunan Dinaikkan

Summary
ServiceNow melaporkan hasil kuartal kedua yang melampaui ekspektasi dan menaikkan prospek pendapatan tahunannya, didorong oleh permintaan yang kuat untuk produk kecerdasan buatan dari segmen korporasi.
Saham ServiceNow (NYSE: NOW) naik sekitar 4,5% dalam perdagangan pasca-penutupan setelah perusahaan perangkat lunak korporasi tersebut melaporkan kinerja kuartal kedua yang melampaui estimasi Wall Street. Didorong oleh permintaan yang kuat untuk penawaran kecerdasan buatan (AI), perusahaan juga menaikkan proyeksi pendapatan langganan untuk setahun penuh.
Kinerja Keuangan Melampaui Ekspektasi
ServiceNow melaporkan laba per saham yang disesuaikan sebesar $0,90, mengalahkan estimasi analis sebesar $0,86. Pendapatan juga melampaui perkiraan, mencapai $3,99 miliar dibandingkan dengan konsensus $3,93 miliar.
Kinerja kuat ini didukung oleh beberapa metrik utama:
- Pendapatan Langganan: Naik 24,5% secara tahunan menjadi $3,88 miliar.
- Kewajiban Kinerja Tersisa Saat Ini (cRPO): Indikator kunci untuk pendapatan masa depan ini naik 21% menjadi $13,2 miliar.
- Transaksi Besar: Perusahaan mencatat 123 transaksi dengan nilai kontrak tahunan baru (ACV) lebih dari $1 juta, meningkat hampir 40% dari tahun sebelumnya.
Prospek Menguat Berkat Momentum AI
AdBerkat kinerja yang solid, ServiceNow menaikkan proyeksi pendapatan langganan untuk setahun penuh 2026 menjadi antara $15,76 miliar hingga $15,78 miliar. Angka ini mencerminkan perkiraan pertumbuhan sekitar 22,5%.
Manajemen menyatakan bahwa permintaan untuk platform AI, produk keamanan, dan penawaran operasional TI terus menguat. Nilai kontrak tahunan (ACV) yang terkait dengan AI telah melampaui $1 miliar selama kuartal tersebut, sementara implementasi AI agentik meningkat sembilan kali lipat dalam sembilan bulan terakhir. Untuk kuartal ketiga, perusahaan memproyeksikan pendapatan langganan sekitar $3,98 miliar, namun memperingatkan bahwa penguatan dolar AS diperkirakan akan menjadi faktor penghambat sekitar $35 juta terhadap pertumbuhan cRPO.
Konteks dan Strategi Pasar
Kinerja ServiceNow menggarisbawahi percepatan adopsi AI di kalangan perusahaan untuk mengatur, menerapkan, dan menskalakan aplikasi di seluruh organisasi. Untuk memperluas kapabilitas dan adopsi AI, ServiceNow memperluas kemitraan strategisnya dengan perusahaan teknologi terkemuka seperti NVIDIA, Microsoft, Amazon Web Services, dan Accenture selama kuartal tersebut.