Story

SBI Funds Raup $278,5 Juta dari Investor Jangkar Jelang IPO Jumbo

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20262 min read
SBI Funds Raup $278,5 Juta dari Investor Jangkar Jelang IPO Jumbo
Text size
Background

SBI Funds Management telah menjual saham senilai 26,63 miliar rupee ($278,50 juta) kepada investor jangkar (anchor investors) sebagai bagian dari persiapan penawaran umum perdana (IPO) senilai $1,2 miliar. Penjualan ini menarik partisipasi dari sejumlah investor institusional global terkemuka, menandakan tingginya minat terhadap salah satu IPO terbesar di India tahun ini.

Rincian Alokasi Saham

Menurut laporan yang dirilis pada hari Senin, manajer aset tersebut mengalokasikan 46,4 juta saham kepada investor jangkar dengan harga 574 rupee per saham. Harga ini merupakan batas atas dari rentang harga IPO yang ditawarkan.

Partisipasi investor asing dan domestik dalam porsi jangkar ini sangat signifikan. Beberapa investor utama yang berpartisipasi antara lain:

  • Dana kekayaan negara (SWF): Pemerintah Singapura (GIC) menerima 5,72% dari porsi saham jangkar, Otoritas Moneter Singapura (MAS) 1,04%, dan Otoritas Investasi Abu Dhabi (ADIA) serta dana kekayaan negara Norwegia masing-masing membeli 1,6 juta saham.
  • Manajer Aset Global: BlackRock dan Capital Group Global Equity Fund turut berpartisipasi.
  • Investor Domestik: Perusahaan asuransi terbesar India, LIC, membeli 3,1 juta saham. Sementara itu, reksa dana domestik seperti HDFC, ICICI, dan Axis secara kolektif menerima 37,2% dari saham jangkar, senilai sekitar 9,91 miliar rupee.

Konteks IPO dan Valuasi

Sample IUX Markets – In-articleAd

Penjualan saham kepada investor jangkar ini merupakan langkah awal dari IPO yang lebih besar, di mana SBI Funds menargetkan valuasi hingga 1,17 triliun rupee. Penawaran saham kepada investor publik akan berlangsung dari 14 hingga 16 Juli dengan rentang harga 545 hingga 574 rupee per saham.

Perlu dicatat bahwa IPO ini merupakan penawaran jual (*offer for sale*), di mana pemegang saham yang ada—State Bank of India (SBI) dan Amundi—melepas total 203,7 juta saham. SBI Funds sendiri tidak menerbitkan saham baru untuk menghimpun modal segar dari penawaran ini.

Implikasi bagi Pasar

Partisipasi kuat dari investor jangkar sekaliber GIC, ADIA, dan BlackRock menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan SBI Funds. Status perusahaan sebagai usaha patungan antara bank terbesar di India, SBI, dan manajer aset terbesar di Eropa, Amundi, menjadi daya tarik utama.

Bagi calon investor ritel, permintaan yang solid pada tahap penawaran jangkar sering kali dianggap sebagai sinyal positif untuk penawaran publik yang akan datang. Keberhasilan IPO ini akan menjadi barometer penting bagi pasar modal India di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Back to latest news

LATEST