Story
Indeks Tadawul Arab Saudi Melemah, Sentuh Level Terendah Satu Bulan

Summary
Indeks saham acuan Arab Saudi, Tadawul All Share, ditutup turun tipis 0,02% pada perdagangan Kamis, tertekan oleh pelemahan sektor energi dan petrokimia di tengah jatuhnya harga minyak global.
Indeks saham acuan Arab Saudi, Tadawul All Share (TASI), ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan hari Kamis, terkoreksi tipis 0,02%. Pelemahan ini membawa indeks ke level terendah baru dalam satu bulan terakhir, menurut data pasar saat penutupan.
Kinerja Pasar dan Sektor
Penurunan indeks terutama didorong oleh kerugian di beberapa sektor berbobot besar, termasuk Energi & Utilitas, Investasi Aneka, dan Petrokimia. Meskipun indeks utama melemah, data pasar menunjukkan bahwa jumlah saham yang menguat sebenarnya melebihi jumlah saham yang turun.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Arab Saudi, tercatat 165 saham mengalami kenaikan dibandingkan dengan 158 saham yang turun, sementara 19 saham lainnya tidak berubah. Hal ini mengindikasikan bahwa pelemahan indeks lebih disebabkan oleh kinerja negatif dari saham-saham berkapitalisasi besar.
Saham Penggerak Utama
Beberapa saham menunjukkan pergerakan signifikan yang memengaruhi pasar secara keseluruhan.
Pemenang Teratas
Ad- Saudi Pharmaceutical Appliances (TADAWUL:2070): Melonjak 8,78% menjadi 32,94.
- National Medical Care Company (TADAWUL:4005): Naik 4,27% ke level 119,70.
- Jamjoom Pharmaceuticals Factory Company SJSC (TADAWUL:4015): Menguat 3,92% dan ditutup pada 135,10.
Pecundang Teratas
- Musharaka REIT (TADAWUL:4335): Anjlok 6,43% ke 3,20, mencatatkan level terendah sepanjang masa.
- Takween Advanced Industries (TADAWUL:1201): Turun 5,44% ke 4,00, juga merupakan level terendah sepanjang masa.
- Armah Sports Co SCJSC (TADAWUL:6022): Terkoreksi 5,03% menjadi 64,20.
Konteks Komoditas Global
Pelemahan pasar saham Saudi terjadi bersamaan dengan penurunan harga di pasar komoditas energi, yang menjadi acuan penting bagi ekonomi kerajaan. Harga minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun 2,31% menjadi $100,06 per barel.
Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman November juga mengalami penurunan signifikan sebesar 3,15%, diperdagangkan pada $102,50 per barel. Di pasar valuta asing, pasangan USD/SAR terpantau stabil di level 3,76.