Story

Harga Ekspor Gandum Rusia Stagnan di Tengah Ketegangan Laut Hitam

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 27, 20261 min read
Harga Ekspor Gandum Rusia Stagnan di Tengah Ketegangan Laut Hitam

Summary

Harga ekspor gandum Rusia tidak berubah pekan lalu karena biaya pengiriman yang tinggi menekan permintaan, sementara pasar berspekulasi tentang kemungkinan pelonggaran pembatasan di Laut Hitam.

Text size
Background

Harga ekspor gandum Rusia bertahan stabil pada pekan lalu setelah kenaikan baru-baru ini, dipengaruhi oleh kombinasi biaya angkut yang tinggi yang mengurangi permintaan dan penurunan harga global akibat spekulasi bahwa pembatasan pengiriman di Laut Hitam mungkin akan dilonggarkan.

Harga Bertahan di Level $235 per Ton

Menurut Dmitry Rylko, kepala konsultan IKAR, harga gandum Rusia dengan kandungan protein 12,5% untuk pengiriman *free-on-board* (FOB) pada paruh kedua Agustus berada di angka $235 per ton pada akhir pekan lalu. Angka ini tidak berubah dari minggu sebelumnya.

Stabilitas harga ini terjadi di tengah tekanan dari meningkatnya biaya pengiriman yang menekan minat beli dari importir. Di sisi lain, harga gandum global sempat tertekan oleh rumor di pasar mengenai potensi pelonggaran pembatasan maritim di kawasan tersebut.

Ketegangan Geopolitik Membayangi Rute Perdagangan

Pasar komoditas terus memantau dengan cermat situasi keamanan di Laut Hitam, yang merupakan jalur ekspor vital. Ketegangan meningkat setelah serangkaian insiden, termasuk:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Penghentian sementara pengiriman melalui Terusan Don-Azov oleh Rusia pada 10 Juli setelah serangan Ukraina terhadap kapal Rusia.
  • Larangan sementara pergerakan kapal di pelabuhan Novorossiysk antara tengah malam dan pukul 5 pagi karena serangan drone Ukraina, menurut tiga sumber industri biji-bijian.

Meskipun rumor pasar yang beredar akhir pekan lalu mengindikasikan bahwa beberapa pembatasan ini mungkin akan dilonggarkan, hingga kini belum ada konfirmasi resmi yang diberikan.

Analisis Pakar: Reaksi Pasar Dianggap Berlebihan

Andrei Sizov, kepala Sovecon, mencatat bahwa harga gandum berjangka (*futures*) sempat menguat sepanjang pekan sebelum turun tajam pada hari Jumat menyusul spekulasi tersebut. Namun, ia menilai reaksi pasar itu "berlebihan".

Sizov menyatakan bahwa kemungkinan pengiriman kembali ke kondisi normal lebih rendah daripada yang diindikasikan oleh pergerakan harga pada hari Jumat. Hal ini menyoroti tingkat ketidakpastian yang masih tinggi dan risiko yang terus membayangi jalur pasokan gandum utama dari kawasan tersebut.

Back to latest news

LATEST