Story

Porsche Dilaporkan Berencana Pangkas 5.000 Karyawan Lagi di Tengah Anjloknya Margin

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 22, 20261 min read
Porsche Dilaporkan Berencana Pangkas 5.000 Karyawan Lagi di Tengah Anjloknya Margin
Text size
Background

Porsche dilaporkan dapat menggandakan program redundansinya dengan rencana untuk memangkas 5.000 pekerjaan tambahan. Laporan ini muncul saat dewan pengawas produsen mobil Jerman tersebut bertemu untuk membahas langkah-langkah restrukturisasi.

Rincian Laporan Media

Menurut laporan media Jerman yang mengutip sumber tanpa nama, rencana pemangkasan ini merupakan tambahan dari 3.900 redundansi yang telah disetujui sebelumnya. *Manager Magazin* melaporkan angka pemangkasan tambahan sebesar 5.000 pekerjaan, sementara surat kabar *Bild* menyebutkan CEO Michael Leiters berencana memangkas antara 5.000 hingga 6.000 pekerjaan hingga tahun 2035.

Seorang juru bicara perusahaan menolak untuk mengomentari laporan tersebut. Perwakilan serikat pekerja dan manajemen saat ini sedang menegosiasikan paket langkah-langkah kedua, yang diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang.

Tekanan Margin dan Tantangan Pasar

Langkah drastis ini dipertimbangkan karena tekanan finansial yang signifikan. Margin keuntungan Porsche, yang telah lama menjadi salah satu bisnis paling profitabel di Grup Volkswagen, telah anjlok dalam beberapa tahun terakhir.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Margin perusahaan merosot dari persentase dua digit yang solid menjadi hanya 1,1% pada tahun lalu. Penurunan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk:

  • Penurunan penjualan di pasar China yang sebelumnya sangat menguntungkan.
  • Permasalahan terkait tarif impor.
  • Strategi elektrifikasi yang terhambat dan telah menelan biaya miliaran euro.

Konteks Grup Volkswagen

Kondisi yang dialami Porsche merupakan bagian dari tantangan yang lebih besar di perusahaan induknya, Volkswagen. Pihak Volkswagen telah memperingatkan bahwa hingga 100.000 pekerjaan dapat dipangkas di seluruh grup dalam upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing biaya. Selain itu, empat pabrik di Jerman juga terancam ditutup dalam beberapa tahun mendatang.

Back to latest news

LATEST