Story
Sejumlah Firma Private Equity Dikabarkan Siapkan Penawaran Baru untuk Evergrande Property Services

Summary
Sejumlah perusahaan private equity, termasuk PAG dan Warburg Pincus, dilaporkan sedang mempertimbangkan penawaran baru untuk unit manajemen properti dari China Evergrande Group yang telah dilikuidasi, menyusul kegagalan kesepakatan sebelumnya.
Sejumlah perusahaan *private equity* (PE) dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengajukan penawaran baru atas Evergrande Property Services Group, unit manajemen properti yang terdaftar di bursa Hong Kong dari China Evergrande Group yang telah dilikuidasi. Langkah ini menandai dimulainya kembali proses penjualan aset penting dari konglomerat properti yang runtuh tersebut.
Detail Penawaran Potensial
Menurut laporan dari Bloomberg yang mengutip sumber anonim, beberapa firma PE terkemuka tengah mempersiapkan penawaran. Di antara perusahaan yang disebut adalah:
- PAG
- Warburg Pincus
- Trustar Capital
Sumber tersebut menekankan bahwa diskusi ini masih dalam tahap awal dan belum tentu akan menghasilkan penawaran resmi. Para firma ini kembali memasuki proses penjualan setelah likuidator Evergrande gagal mencapai kesepakatan dengan calon pembeli sebelumnya.
Latar Belakang Kegagalan Kesepakatan
AdUpaya penjualan ini kembali dibuka setelah pembicaraan eksklusif antara likuidator Evergrande dengan Guangdong Provincial Tourism Holdings untuk akuisisi saham pengendali gagal membuahkan hasil. Menyusul kegagalan tersebut, Evergrande Property Services mengumumkan pada bulan Juni bahwa mereka secara aktif mencari pembeli baru.
Kegagalan kesepakatan sebelumnya membuka kembali pintu bagi para investor lain untuk mengakuisisi salah satu aset yang lebih stabil dari grup Evergrande, yang berfokus pada layanan manajemen properti.
Kinerja Keuangan dan Valuasi
Evergrande Property Services memiliki kinerja yang relatif solid di tengah krisis yang melanda perusahaan induknya. Perusahaan ini membukukan pendapatan 6,9 miliar yuan dan laba bersih 517 juta yuan pada paruh pertama tahun ini.
Saham perusahaan yang diperdagangkan di Hong Kong telah naik sekitar 2% sepanjang tahun ini, memberikan nilai valuasi pasar sekitar $1,6 miliar. Kinerja ini menarik minat investor yang melihat potensi nilai dalam bisnis manajemen properti di tengah restrukturisasi utang raksasa Evergrande.