Story

Bursa Berjangka AS Menguat; Saham PayPal Melonjak Atas Laporan Akuisisi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 15, 20262 min read
Bursa Berjangka AS Menguat; Saham PayPal Melonjak Atas Laporan Akuisisi

Summary

Kontrak berjangka Wall Street naik tipis seiring fokus investor pada musim laporan laba dan data inflasi, sementara saham PayPal melonjak lebih dari 18% setelah muncul laporan tawaran akuisisi senilai $53 miliar.

Text size
Background

Kontrak berjangka indeks saham AS bergerak lebih tinggi pada hari Rabu, seiring investor menantikan gelombang baru laporan pendapatan perusahaan dan data inflasi. Sentimen pasar juga didorong oleh lonjakan tajam saham PayPal menyusul laporan adanya tawaran akuisisi senilai lebih dari $53 miliar.

Perkembangan Utama Pasar

Saham PayPal Holdings (PYPL) melonjak 18,5% dalam perdagangan pra-pasar. Menurut laporan dari berbagai sumber, perusahaan pembayaran Stripe dan firma ekuitas swasta Advent International telah bersama-sama mengajukan penawaran untuk mengakuisisi PayPal seharga $60,50 per saham.

Secara umum, kontrak berjangka menunjukkan sentimen positif menjelang pembukaan pasar. Pada pukul 06:09 ET, data menunjukkan:

  • Dow E-minis naik 108 poin, atau 0,2%
  • S&P 500 E-minis menguat 13,5 poin, atau 0,18%
  • Nasdaq 100 E-minis naik 136,75 poin, atau 0,46%

Penguatan pada Nasdaq didukung oleh kinerja positif saham-saham semikonduktor. Saham ASML yang terdaftar di AS naik 3,8% setelah produsen peralatan chip tersebut menaikkan proyeksi keuangannya untuk tahun 2026, menandakan kuatnya permintaan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).

Sample IUX Markets – In-articleAd

Fokus pada Laba Korporasi dan Inflasi

Musim laporan laba kuartal kedua terus berlanjut setelah bank-bank besar AS melaporkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan. BlackRock juga melaporkan lonjakan laba, yang mendorong sahamnya naik 1,9% di pra-pasar. Investor kini menantikan rilis laporan keuangan dari Morgan Stanley untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai kesehatan sektor keuangan.

Kinerja emiten menjadi krusial karena indeks S&P 500 telah naik lebih dari 10% sepanjang tahun ini dan berada kurang dari 1% di bawah rekor penutupan tertingginya. Hal ini membuat reli pasar rentan terhadap kekecewaan dari hasil kinerja perusahaan.

Di sisi data ekonomi, investor menantikan laporan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk petunjuk lebih lanjut mengenai tren inflasi. Data ini menyusul laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) yang lebih rendah dari ekspektasi pada hari Selasa, yang meredakan kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga Federal Reserve. Menurut CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed berikutnya kini hanya 17%, turun dari 41% sebelum rilis data CPI.

Back to latest news

LATEST