Story

Margin Laba Bensin Eropa Barat Laut Turun Namun Tetap Mendekati Level Puncak

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 5, 20261 min read
Margin Laba Bensin Eropa Barat Laut Turun Namun Tetap Mendekati Level Puncak

Summary

Margin laba penyulingan bensin di Eropa Barat Laut turun menjadi $60,20 per barel, namun tetap berada di dekat rekor tertinggi yang dicapai selama krisis energi 2022 akibat pasokan regional yang masih ketat.

Text size
Background

Margin laba penyulingan bensin di Eropa Barat Laut (NWE) turun menjadi $60,20 per barel pada hari Jumat, namun angka ini masih mendekati level rekor tertinggi yang tercatat selama puncak krisis energi tahun 2022. Tingginya margin ini terus ditopang oleh kondisi pasokan yang ketat di kawasan tersebut.

Aktivitas Pasar dan Peningkatan Stok

Dalam aktivitas perdagangan, terjadi beberapa transaksi signifikan. Sebanyak 4.000 metrik ton tongkang bensin E5 berpindah tangan, dengan MB dan BP sebagai penjual, sementara Gunvor dan Trafigura bertindak sebagai pembeli. Selain itu, 4.000 metrik ton tongkang bensin E10 juga ditransaksikan, dengan ATL dan Equinor sebagai penjual serta Varo dan Exxon sebagai pembeli.

Sementara itu, data dari lembaga konsultan Belanda, Insights Global, yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan lonjakan stok bensin. Menurut laporan tersebut, persediaan bensin independen di pusat penyulingan dan penyimpanan Amsterdam-Rotterdam-Antwerp (ARA) naik hampir 18% dibandingkan pekan sebelumnya.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Faktor Pendorong Kenaikan Persediaan

Analis Insights Global, Rick Veringmeier, menjelaskan bahwa kenaikan stok bensin di ARA menjadi 885.000 metrik ton terutama disebabkan oleh berkurangnya volume ekspor ke kawasan lain. Veringmeier juga menambahkan bahwa aktivitas pencampuran untuk bahan bakar kendaraan terus meningkat di wilayah tersebut.

Dalam berita terkait sektor energi lainnya, Dangote Group dari Nigeria dilaporkan berencana untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) untuk anak usaha penyulingannya. Menurut dua sumber yang mengetahui rencana tersebut, perusahaan menargetkan untuk menghimpun dana sekitar $1,5 miliar dengan harga penawaran 525 naira (sekitar $0,40) per saham.

Back to latest news

LATEST