Story
Saham Nestlé Anjlok Akibat Laba Merosot dan Restrukturisasi Bisnis Air Minum

Summary
Saham raksasa makanan Swiss, Nestlé, anjlok lebih dari 6% setelah melaporkan penurunan laba bersih semester pertama sebesar 31,4% dan mengumumkan pembentukan perusahaan patungan untuk bisnis air minumnya.
Saham Nestlé (NESN) anjlok 6,5% dalam perdagangan hari ini setelah raksasa makanan asal Swiss tersebut merilis laporan keuangan yang mengecewakan investor. Penurunan tajam ini dipicu oleh dua pengumuman utama: anjloknya laba bersih pada semester pertama dan rencana restrukturisasi besar pada unit bisnis air minumnya.
Laba dan Pendapatan Tertekan
Nestlé melaporkan bahwa laba bersihnya merosot hampir 31,4% dalam periode enam bulan yang berakhir pada Juni 2026. Menurut perusahaan, penurunan signifikan ini terutama disebabkan oleh adanya beban penurunan nilai (*impairment charges*) yang besar.
Selain itu, pendapatan nominal turun 2,5% menjadi CHF 43,1 miliar, tertekan oleh pergerakan valuta asing yang tidak menguntungkan. Meskipun penjualan organik masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,6% dan manajemen menaikkan prospek penjualan setahun penuh, besarnya penurunan laba bersih menjadi sentimen negatif utama yang direspons oleh pasar.
Restrukturisasi Bisnis Air Minum
Untuk menambah kompleksitas, Nestlé mengonfirmasi akan memisahkan bisnis *Waters & Premium Beverages* miliknya. Unit ini, yang menaungi merek-merek terkenal seperti Perrier, S.Pellegrino, Acqua Panna, dan Nestlé Pure Life, akan digabungkan ke dalam perusahaan patungan (joint venture) 50-50 dengan firma ekuitas swasta asal AS, Platinum Equity.
AdEntitas baru yang akan dibentuk bernama Peranel ini memiliki nilai perusahaan (*enterprise value*) sebesar €4,9 miliar. Dari transaksi ini, Nestlé mengharapkan akan menerima dana tunai sekitar CHF 2,8 miliar setelah kesepakatan ditutup, yang ditargetkan pada paruh pertama tahun 2027, sambil menunggu persetujuan regulator.
Reaksi Pasar
Investor merespons negatif berita ini, mendorong saham Nestlé ke level terendah intraday di CHF 79,87. Pasar tampaknya memandang kesepakatan restrukturisasi ini lebih sebagai pengakuan atas tantangan pada aset yang dianggap non-inti, daripada sebagai langkah penciptaan nilai yang jelas.
Reaksi *bearish* ini juga sejalan dengan sentimen analis sebelumnya, di mana Morgan Stanley telah memberikan peringkat "Jual" pada saham ini pada awal Juli. Kombinasi dari anjloknya laba, tekanan pendapatan akibat kurs, dan pengumuman restrukturisasi yang kompleks sudah cukup untuk membuat investor mengevaluasi kembali prospek pemulihan pendapatan perusahaan.