Story
Saham Lifco Reli Berkat Kenaikan Laba dan Ekspansi Margin di Semester I

Summary
Saham konglomerat industri Swedia Lifco menguat setelah perusahaan melaporkan peningkatan laba operasional sebesar 10,1% dan ekspansi margin pada paruh pertama tahun 2026, yang mengalahkan sentimen pasar secara umum.
Saham Lifco (LIFCOb) menguat 2,7% pada perdagangan hari Selasa setelah konglomerat industri asal Swedia tersebut merilis laporan keuangan semester pertama 2026 yang solid. Kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan laba, ekspansi margin, dan strategi akuisisi yang berkelanjutan.
Kinerja Keuangan yang Solid
Menurut laporan perusahaan, laba operasional sebelum amortisasi (EBITA) untuk paruh pertama tahun 2026 meningkat 10,1%. Margin EBITA juga mengalami ekspansi menjadi 22,6%, naik dari 22,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan penjualan bersih sebesar 7,2% menjadi 14,88 miliar krona Swedia.
Kenaikan pendapatan tersebut ditopang oleh pertumbuhan organik sebesar 2,9% dan kontribusi dari akuisisi sebesar 7,1%. Laba sebelum pajak tercatat naik 12,8% menjadi 2,61 miliar krona, sementara laba bersih juga meningkat 12,8% menjadi 1,94 miliar krona. Secara kuartalan, laba bersih kuartal kedua tumbuh 17,7% secara tahunan menjadi 1,035 miliar krona Swedia.
Strategi Akuisisi dan Neraca yang Kuat
Selama semester pertama, Lifco telah menyelesaikan empat akuisisi, yaitu Ethoss Regeneration dan Glass Umbrella dari Inggris, Karl Kaps dari Jerman, dan Metalltech dari Italia. Keempat perusahaan ini memiliki total penjualan tahunan gabungan sekitar 500 juta krona pada saat diakuisisi.
AdPosisi keuangan perusahaan tetap sehat, dengan rasio utang bersih berbunga terhadap EBITDA berada di level 1,2 kali per 30 Juni. Angka ini jauh di bawah target batas atas perusahaan sebesar tiga kali EBITDA, yang mengindikasikan adanya ruang finansial yang signifikan untuk melakukan akuisisi lebih lanjut di masa depan.
Konteks Pasar dan Prospek
Kenaikan saham Lifco terjadi meskipun kondisi pasar secara umum sedang melemah, dengan bursa saham Stockholm dan pasar AS ditutup lebih rendah pada sesi sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa investor merespons positif fundamental kuat perusahaan, termasuk pertumbuhan laba, ekspansi margin, dan neraca yang solid.
Meski demikian, segmen Demolition & Tools menjadi yang terlemah dengan penurunan penjualan 0,8% dan penurunan EBITA 6,2%, akibat lemahnya permintaan untuk robot penghancur. Menjelang rilis laporan ini, analis di SEB telah menaikkan target harga untuk Lifco menjadi SEK 360 dari SEK 340 dengan mempertahankan rekomendasi "Beli", yang memberikan sentimen positif tambahan bagi saham tersebut.