Story
Stok Bahan Bakar Jet di Hub ARA Turun Akibat Lesunya Ekspor dan Impor

Stok bahan bakar jet dan kerosin di pusat penyulingan dan penyimpanan Amsterdam-Rotterdam-Antwerp (ARA) turun 4,5% dalam pekan yang berakhir pada hari Kamis. Data dari konsultan Belanda Insights Global menunjukkan total stok mencapai 592.000 metrik ton, dengan penurunan disebabkan oleh berkurangnya ekspor dan tidak adanya impor.
Penurunan Stok di Seluruh Produk
Penurunan inventaris tidak hanya terjadi pada bahan bakar jet. Data yang sama juga menunjukkan penurunan signifikan pada produk minyak olahan lainnya di hub ARA:
- Stok bensin turun 3,8% menjadi 904.000 ton, level terendah sejak Mei 2024. Penurunan ini didorong oleh pengiriman kargo ke Afrika Selatan dan Amerika Serikat, serta perdagangan yang tidak biasa ke Brasil.
- Stok nafta anjlok 18,3% menjadi 339.000 ton. Penurunan tajam ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas pencampuran (blending), permintaan domestik yang lebih kuat, dan dua pengiriman yang dikirim ke Venezuela.
AdKendala Logistik dan Dampak Pasar
Lars van Wageningen dari Insights Global mencatat bahwa aktivitas pencampuran produk menghadapi penundaan karena rendahnya permukaan air di Sungai Rhine. Kondisi ini juga memperlambat proses pemuatan tongkang, yang merupakan jalur transportasi vital bagi pasokan ke pedalaman Eropa.
Kondisi sungai yang dangkal meningkatkan risiko kapal kandas, yang pada gilirannya mendorong kenaikan tarif angkutan (freight rates). Bagi pelaku pasar, kendala logistik ini dapat memperketat pasokan di wilayah pedalaman dan menambah tekanan biaya pada rantai pasok energi di Eropa.