Story

Bursa Saham India Anjlok, Nifty 50 Sentuh Level Terendah 3 Bulan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 15, 20262 min read
Bursa Saham India Anjlok, Nifty 50 Sentuh Level Terendah 3 Bulan
Text size
Background

Pasar saham India ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa, dengan indeks acuan Nifty 50 anjlok ke level terendah dalam tiga bulan terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual luas yang menekan sektor-sektor kunci seperti barang modal, real estat, dan energi.

Kinerja Indeks dan Sektor

Pada penutupan perdagangan di National Stock Exchange (NSE), indeks Nifty 50 merosot 1,19%, sementara indeks BSE Sensex 30 terkoreksi 1,04%. Data bursa menunjukkan sentimen negatif yang meluas di pasar, di mana jumlah saham yang turun jauh melampaui yang naik.

Di NSE, sebanyak 2.119 saham mengalami penurunan dibandingkan dengan hanya 500 saham yang berhasil menguat. Tren serupa juga terjadi di Bombay Stock Exchange, dengan 3.058 saham melemah dan 1.128 saham menguat. Kerugian terbesar, menurut laporan Investing.com, terkonsentrasi pada sektor Barang Modal, Real Estat, dan Energi.

Saham Teknologi Melawan Tren, Volatilitas Meningkat

Di tengah tekanan jual yang masif, beberapa saham di sektor teknologi justru mampu membukukan kinerja positif dan menjadi *top performers*. Saham-saham tersebut antara lain:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • HCL Technologies Ltd (HCLT), yang naik 4,47%
  • Infosys Ltd (INFY), yang menguat 3,70%
  • Tata Consultancy Services Ltd (TCS), yang bertambah 2,79%

Sebaliknya, saham dengan kinerja terburuk di Nifty 50 adalah Bharat Electronics Ltd (BAJE) yang anjlok 4,79%, Shriram Finance Ltd. (SHMF) yang turun 4,43%, dan Adani Enterprises Ltd (ADEL) yang terkoreksi 4,18%.

Kekhawatiran investor tercermin dari lonjakan India VIX, yang sering disebut sebagai indeks ketakutan. Indikator yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Nifty 50 ini melonjak 9,42% ke level 13,44, menandai level tertinggi baru dalam satu bulan terakhir. Kenaikan tajam ini mengindikasikan meningkatnya ketidakpastian dan ekspektasi gejolak pasar dalam jangka pendek.

Pergerakan Komoditas dan Mata Uang

Di pasar komoditas, kontrak berjangka emas untuk pengiriman Desember tercatat turun, sementara harga minyak mentah WTI dan Brent bergerak lebih tinggi. Di sisi lain, Rupee India melemah terhadap Dolar AS, dengan pasangan mata uang USD/INR naik 0,17% ke level 96,00. Indeks Dolar AS Berjangka juga menunjukkan penguatan sebesar 0,23%.

Back to latest news

LATEST