Story
Goldman Sachs Naikkan Proyeksi Dividen Indeks Euro Stoxx 50

Summary
Bank investasi tersebut menaikkan target dividen untuk tahun 2027 dan 2028, didorong oleh ekspektasi laba yang kuat di Eropa dan pergeseran komposisi sektoral yang menguntungkan.
Goldman Sachs telah menaikkan proyeksi dividennya untuk indeks Euro Stoxx 50, mengutip kinerja laba yang solid dan prospek yang lebih cerah di Eropa. Bank investasi tersebut kini memproyeksikan dividen akan mencapai 194,7 poin indeks untuk tahun 2027 dan 218,3 untuk tahun 2028.
Proyeksi Dividen Ditingkatkan
Menurut catatan dari Goldman Sachs, angka proyeksi baru ini mewakili kenaikan sekitar 6 poin indeks di atas estimasi yang dikeluarkan pada bulan Mei. Analis bank tersebut mencatat bahwa kinerja dividen di sebagian besar wilayah telah berjalan baik sejak Mei, dengan dividen di Eropa dan Jepang mampu mengimbangi kenaikan harga ekuitas.
Sebaliknya, dividen pada indeks S&P 500 tertinggal dari kenaikan indeks sahamnya. Hal ini disebabkan oleh kepemimpinan sektor teknologi yang terus berlanjut, di mana perusahaan-perusahaan teknologi umumnya membayar dividen yang lebih rendah.
Pendorong Pertumbuhan Laba di Eropa
Kenaikan proyeksi ini didasari oleh ekspektasi laba yang lebih tinggi di sebagian besar pasar utama, terutama didorong oleh belanja modal terkait kecerdasan buatan (AI) yang menguntungkan perusahaan semikonduktor. Tim strategi ekuitas Goldman Sachs secara spesifik menaikkan perkiraan pertumbuhan laba per saham (EPS) untuk Eropa pada tahun fiskal 2026 menjadi 15%, naik dari sebelumnya 10%.
Di Eropa, kenaikan estimasi laba terkonsentrasi pada beberapa sektor kunci:
Ad- Energi
- Material dasar
- Teknologi
- Keuangan
Sementara itu, sektor konsumen siklikal dilaporkan terus menunjukkan kinerja yang lebih lambat. Campuran sektoral yang menguntungkan ini dinilai mendukung prospek dividen untuk Euro Stoxx 50.
Dampak Perubahan Indeks dan Valuasi
Indeks Euro Stoxx 50 akan mengalami penyeimbangan kembali (rebalancing) bulan ini, dengan Engie dan Nokia masuk menggantikan Volkswagen dan Wolters Kluwer. Goldman Sachs memperkirakan perubahan ini akan memberikan sedikit hambatan sekitar 1 poin indeks per tahun dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya.
Bank investasi tersebut juga mengamati bahwa premi risiko dividen telah menyempit dan tampak rendah jika dibandingkan dengan level historis dan spread kredit. Hal ini sebagian disebabkan oleh dinamika penawaran dan permintaan yang positif serta revisi laba yang menguat selama 12 bulan terakhir.