Story
Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham Mattel menjadi 'Jual' Akibat Risiko Eksekusi

Goldman Sachs telah menurunkan peringkat saham Mattel (NASDAQ: MAT) menjadi 'Jual' dari 'Netral', yang memicu penurunan saham sebesar 1,7% dalam perdagangan pra-pasar hari Kamis. Bank investasi tersebut juga menetapkan target harga baru di $12, dengan alasan meningkatnya kompleksitas operasional dan tantangan eksekusi yang dihadapi perusahaan dalam 6 hingga 12 bulan ke depan.
Risiko Eksekusi Jadi Perhatian Utama
Menurut para analis yang dipimpin oleh Stephen Laszczyk di Goldman Sachs, Mattel dipandang sebagai "cerita eksekusi dengan tingkat kompleksitas operasional yang lebih tinggi dari rata-rata." Laporan tersebut mengidentifikasi tiga tantangan utama yang dihadapi produsen mainan itu.
Faktor-faktor tersebut meliputi:
- Menavigasi lanskap geopolitik, makroekonomi, dan konsumen yang bergejolak.
- Menghadapi tekanan kompetitif yang ketat dalam industri mainan.
- Mengeksekusi inisiatif investasi yang lebih baru di bidang kartu koleksi, barang koleksi, dan video game.
Penyesuaian Valuasi dan Prospek
AdTarget harga baru sebesar $12 didasarkan pada valuasi berganda 8 kali dari estimasi laba per saham (EPS) tahun 2027, sebuah penurunan dari valuasi sebelumnya sebesar 10 kali. Goldman Sachs menyatakan bahwa kompresi valuasi ini mencerminkan penyesuaian agar sejalan dengan perusahaan produk konsumen lain yang memiliki pertumbuhan rendah.
Goldman Sachs memperkirakan saham Mattel akan diperdagangkan "dalam rentang terbatas hingga lebih rendah" sampai perusahaan dapat menunjukkan hasil yang lebih konsisten di seluruh bisnis mainan intinya dan area pertumbuhan baru.
Kinerja Proyek Utama Mengecewakan
Para analis secara khusus menyoroti kinerja yang kurang memuaskan dari rilis konten Masters of the Universe dan video game berbasis aplikasi yang menyertainya. Hal ini dipandang sebagai bukti berkurangnya visibilitas terhadap laba atas investasi (ROI) perusahaan.
Kinerja waralaba tersebut telah menimbulkan pertanyaan tentang skalabilitas model bisnis Mattel untuk menerjemahkan kekayaan intelektual (IP) menjadi pendapatan multi-platform. Goldman Sachs menyatakan bahwa mereka akan menjadi lebih positif terhadap saham tersebut jika ada bukti keberhasilan reposisi merek Barbie, validasi investasi strategis baru, dan pendapatan yang lebih kuat dari konten terkait mainan.