Story
Saham Bath & Body Works Turun Setelah Goldman Sachs Menurunkan Peringkat

Goldman Sachs telah menurunkan peringkat saham Bath & Body Works (BBWI) dari 'Netral' menjadi 'Jual', serta memangkas target harganya dari $23 menjadi $19. Akibatnya, saham perusahaan ritel yang berbasis di Ohio ini dilaporkan turun 4,2% dalam perdagangan pra-pasar.
Alasan utama di balik penurunan peringkat ini adalah melemahnya sentimen konsumen terhadap merek tersebut, yang menurut analis Goldman Sachs berada di bawah norma historis. Analisis percakapan di platform Reddit menunjukkan sentimen saat ini berada di sekitar 9%, jauh di bawah rata-rata historis perusahaan sebesar 17%. Volume percakapan juga menurun tajam, dengan sentimen yang melunak terkait topik-topik seperti penjualan semi-tahunan dan produk-produk tertentu.
Data dari firma wawasan konsumen HundredX juga mendukung temuan ini, menunjukkan bahwa Net Promoter Scores (NPS) tetap di bawah rata-rata untuk pembeli yang lebih muda, terutama kelompok usia 18-29 tahun. Analis juga mencatat adanya keluhan yang terus-menerus mengenai pengalaman berbelanja, khususnya layanan pengambilan di toko (BOPIS).
AdKekhawatiran lain yang disorot adalah ekspansi pertama Bath & Body Works ke saluran ritel pihak ketiga, termasuk Amazon dan Ulta Beauty. Goldman Sachs melihat adanya "risiko kanibalisasi" dari opsi pengiriman Amazon yang lebih cepat, yang dapat mengurangi penemuan produk di toko dan pembelian impulsif. Peluncuran di toko-toko Ulta Beauty juga dinilai menghadapi tantangan dari persaingan yang tinggi dalam kategori perawatan tubuh.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Goldman Sachs memangkas perkiraan laba per saham (EPS) untuk tahun fiskal 2026 hingga 2028, yang kini berada 4-5% di bawah konsensus. Bank investasi tersebut juga menurunkan proyeksi pertumbuhan penjualan bersih tahun fiskal 2026 menjadi -3,6% dan memotong perkiraan margin EBIT menjadi 13,1%, dengan alasan "tantangan kompetitif yang sedang berlangsung."