Story

Harga Emas Bertahan Dekat $4.500 Setelah Komentar Pejabat The Fed Mendinginkan Spekulasi Kenaikan Suku Bunga

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 4, 20262 min read
Harga Emas Bertahan Dekat $4.500 Setelah Komentar Pejabat The Fed Mendinginkan Spekulasi Kenaikan Suku Bunga

Summary

Harga emas stabil di dekat level kunci setelah Gubernur The Fed Christopher Waller mengisyaratkan potensi jeda kenaikan suku bunga, yang menekan dolar AS dan imbal hasil obligasi.

Text size
Background

Harga emas bertahan di dekat level psikologis $4.500 per ons pada hari Kamis, melanjutkan kenaikan hampir 2% dari sesi sebelumnya, setelah Gubernur Federal Reserve Christopher Waller meredam ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Komentar tersebut, ditambah dengan pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil Treasury, memberikan dukungan bagi logam mulia menjelang rilis data pekerjaan penting AS pada hari Jumat.

Komentar Waller Meredam Ekspektasi Suku Bunga

Sentimen terhadap emas membaik secara signifikan setelah Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan bahwa ia dapat mendukung penahanan suku bunga pada pertemuan bank sentral 15-16 September mendatang. Sikap ini bergantung pada data yang masuk yang mengonfirmasi bahwa inflasi terus melandai.

Menurut laporan Investing.com, Waller menekankan bahwa data inflasi bulan Agustus akan sangat memengaruhi keputusannya. Pernyataan ini menyebabkan pasar secara tajam mengurangi spekulasi untuk kenaikan suku bunga di bulan September, dengan probabilitasnya turun menjadi sekitar 50% dari sekitar 70% di awal minggu.

  • Emas Spot (XAU/USD) diperdagangkan naik 0,1% ke $4.479,58 per ons.
  • Emas Berjangka turun tipis 0,3% menjadi $4.525,49 per ons.
  • Indeks Dolar AS sedikit berubah di level 98,98.

Prospek suku bunga yang lebih rendah cenderung menguntungkan emas karena mengurangi *opportunity cost* (biaya peluang) untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Hal ini membuat emas lebih menarik dibandingkan dengan aset berimbal hasil seperti obligasi ketika biaya pinjaman turun.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Fokus Pasar Beralih ke Data Ekonomi AS

Perhatian investor kini tertuju pada laporan *nonfarm payrolls* AS yang akan dirilis pada hari Jumat, diikuti oleh data inflasi minggu depan. Data-data ini akan menjadi acuan penting berikutnya bagi prospek kebijakan moneter The Fed dan dapat memicu volatilitas baru di pasar emas.

Pelemahan dolar AS, yang sebagian disebabkan oleh penguatan yen Jepang hampir 2% pada hari Kamis, juga memberikan keuntungan bagi emas. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Prospek Teknis dan Latar Belakang

Kenaikan terbaru ini terjadi setelah emas sempat anjlok ke level terendah dalam hampir empat minggu di sekitar $4.282 di awal pekan. Tony Sycamore, analis pasar senior di IG, mencatat bahwa meskipun penembusan di bawah rata-rata pergerakan 200 hari (sekitar $4.526) menyebabkan kerusakan teknis jangka pendek, pandangan jangka menengahnya tetap positif.

Sycamore berpendapat bahwa emas telah membentuk basis di sekitar level terendah akhir Juni di $3.942. Pemulihan harga didukung oleh meredanya tekanan dari harga energi dan sentimen risiko yang membaik, setelah ketegangan di Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda mereda.

Back to latest news

LATEST