Story

Margin Diesel Eropa Cetak Rekor di Tengah Gangguan Pasokan Global

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 18, 20261 min read
Margin Diesel Eropa Cetak Rekor di Tengah Gangguan Pasokan Global

Summary

Margin keuntungan penyulingan diesel di Eropa mencapai level tertinggi baru karena gangguan pasokan dari Timur Tengah dan Rusia terus menekan pasar.

Text size
Background

Margin keuntungan penyulingan diesel di Eropa melonjak ke rekor tertinggi pada hari Selasa, dipicu oleh berlanjutnya gangguan pasokan dari Timur Tengah dan Rusia yang memperketat pasar global.

Kenaikan Margin ke Level Puncak

Berdasarkan data pasar, kontrak berjangka *low-sulphur gasoil* diperdagangkan dengan premi sebesar $76,08 per barel di atas kontrak berjangka minyak mentah Brent pada pukul 16.27 GMT. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar $2,69 dari penutupan sebelumnya.

Sebelumnya dalam sesi perdagangan yang sama, margin tersebut sempat menyentuh $76,42, menandai rekor tertinggi baru dalam sejarah. Kenaikan tajam ini mencerminkan profitabilitas penyulingan yang sangat tinggi di tengah kelangkaan pasokan diesel.

Faktor Pendorong Kelangkaan Pasokan

Pengetatan pasokan diesel di pasar global didorong oleh beberapa faktor utama:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Gangguan Ekspor: Operasi ekspor dari Timur Tengah dan aktivitas penyulingan di Rusia yang terhambat telah mengurangi ketersediaan produk di pasar.
  • Permintaan Musiman: Situasi ini diperparah oleh puncak musim konsumsi untuk sektor pertanian, yang secara tradisional meningkatkan permintaan diesel.
  • Kondisi di AS: Di Amerika Serikat, *diesel crack spread*—indikator profitabilitas penyulingan—juga mencapai rekor tertinggi sebesar $102,20 per barel pada hari Senin, menyoroti tekanan pasokan yang bersifat global.

Peran Ekspor dari China

Di sisi lain, data bea cukai yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan ekspor produk minyak olahan China turun 12,9% secara tahunan (*year-on-year*) pada bulan Juli, namun naik 6,7% dari bulan Juni. Pelonggaran pembatasan ekspor memungkinkan kilang-kilang China untuk mengirim lebih banyak bahan bakar ke luar negeri.

Secara khusus, ekspor diesel China melonjak 88% secara bulanan (*month-on-month*) menjadi 810.000 metrik ton pada bulan Juli. Meskipun volume ini membantu menambah pasokan, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengimbangi gangguan yang lebih besar yang terjadi di pasar Eropa dan global.

Back to latest news

LATEST