Story

Saham AS Rebound Jelang Rapat The Fed, Mengakhiri Pelemahan Empat Hari Beruntun

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20261 min read
Saham AS Rebound Jelang Rapat The Fed, Mengakhiri Pelemahan Empat Hari Beruntun

Summary

Bursa saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Jumat, menghentikan penurunan selama empat hari berturut-turut karena penurunan harga minyak menopang sentimen investor menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve.

Text size
Background

Bursa saham Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan hari Jumat, menghentikan tren pelemahan selama empat hari beruntun. Sentimen pasar terangkat oleh penurunan harga minyak, sementara investor mengalihkan fokus pada pertemuan kebijakan Federal Reserve yang akan datang minggu depan.

Rincian Kinerja Pasar

Tiga indeks utama Wall Street membukukan kenaikan yang solid pada penutupan perdagangan. Kenaikan ini mengakhiri laju penurunan terpanjang untuk Dow Jones sejak akhir April, menurut data dari Investing.com.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,98%.
  • S&P 500 menguat sebesar 0,86%.
  • Nasdaq Composite mencatatkan kenaikan 0,96%.

Tinjauan Mingguan dan Latar Belakang

Meskipun menguat pada hari Jumat, secara mingguan ketiga indeks masih mencatatkan kinerja negatif. Selama sepekan, Dow Jones turun 1,6%, S&P 500 melemah 0,8%, dan Nasdaq terkoreksi sekitar 0,7%.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Bagi Nasdaq, ini menandai minggu pelemahan pertama dalam tiga minggu terakhir. Pelemahan pasar dalam sepekan terakhir sebagian besar didorong oleh kekhawatiran atas kenaikan imbal hasil obligasi (bond yields) yang menekan valuasi saham.

Antisipasi Kebijakan The Fed

Perhatian investor kini tertuju pada pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) minggu depan. Para pelaku pasar secara luas mengantisipasi bahwa bank sentral akan mengumumkan kenaikan suku bunga untuk meredam inflasi.

Langkah pengetatan moneter ini berpotensi memberikan tekanan lebih lanjut pada pasar saham. Investor akan mencermati sinyal dari The Fed mengenai laju kenaikan suku bunga di masa depan dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.

Back to latest news

LATEST