Story
Citi Naikkan Proyeksi Harga Minyak Brent Kuartal III Jadi $80 per Barel

Summary
Citi merevisi naik proyeksi harga rata-rata minyak mentah Brent untuk kuartal ketiga menjadi $80 per barel, mengutip penundaan penyelesaian konflik geopolitik AS-Iran.
Citi telah menaikkan proyeksi harga rata-rata minyak mentah Brent untuk kuartal ketiga menjadi $80 per barel, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar $75 per barel. Revisi ini didasarkan pada penundaan yang berkepanjangan dalam penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran, demikian menurut catatan bank tersebut pada hari Jumat.
Detail Proyeksi
Meskipun menaikkan proyeksi jangka pendek, lembaga keuangan tersebut menyatakan masih mengantisipasi adanya resolusi antara kedua negara pada akhirnya. Citi mempertahankan proyeksi harga untuk periode yang lebih panjang tidak berubah.
- Proyeksi Kuartal IV 2026: Tetap pada $70 per barel.
- Proyeksi Rata-rata 2027: Tetap pada $65 per barel.
Langkah ini menunjukkan bahwa Citi memandang kenaikan harga saat ini lebih bersifat sementara, yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik saat ini, dengan ekspektasi normalisasi di masa depan.
Konteks Pasar Minyak
AdKenaikan proyeksi ini sejalan dengan pergerakan harga minyak pada hari Jumat, yang menguat di tengah kekhawatiran pasar. Harga minyak mentah berjangka Brent naik $1,18, atau 1,4%, mencapai $81,79 per barel pada pukul 15:57 GMT. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS meningkat $1,03, atau 1,33%, menjadi $78,32 per barel.
Sentimen pasar dipengaruhi oleh laporan data pekerjaan dari pemerintah federal AS dan ketidakpastian seputar negosiasi yang sedang berlangsung antara pejabat Iran dan AS untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima bulan.
Pandangan Analis Lain
Pandangan Citi sejalan dengan analisis dari bank investasi lainnya. Awal pekan ini, Goldman Sachs memproyeksikan bahwa harga Brent akan bertahan dalam rentang $80 hingga $90 per barel. Menurut Goldman Sachs, harga akan tetap di level tersebut hingga adanya konfirmasi kesepakatan nuklir baru antara AS-Iran atau jika terjadi eskalasi serangan di kawasan tersebut.