Story
Analis: Promosi Operator Seluler AS Imbangi Kenaikan Harga iPhone

Promosi yang ditawarkan oleh operator nirkabel di Amerika Serikat dinilai cukup besar untuk mengimbangi kenaikan harga iPhone baru dari Apple tahun ini, sehingga dapat menopang permintaan. Analisis ini disampaikan oleh Bank of America dalam sebuah catatan kepada investor pada hari Kamis.
Peningkatan Subsidi Tukar Tambah
Analis Bank of America, Wamsi Mohan, menyatakan bahwa kredit tukar tambah (trade-in) maksimum untuk iPhone 18 Pro Max telah meningkat menjadi $1.200. Angka ini naik dari $1.100 untuk model tahun lalu dan $1.000 pada tahun sebelumnya.
"Promosi yang lebih tinggi ini sebagian besar mengimbangi harga Apple yang lebih tinggi tahun ini," tulis Mohan, yang mengulangi peringkat "Beli" dan target harga $370 untuk saham Apple (AAPL). Ia menambahkan bahwa program pembiayaan dari operator, yang menggabungkan pembayaran perangkat dengan layanan nirkabel selama 36 bulan, semakin meningkatkan keterjangkauan.
Dampak bagi Konsumen dan Permintaan
Promosi ini secara khusus menargetkan pelanggan dengan model iPhone yang relatif baru. Verizon dan AT&T umumnya mensyaratkan minimal iPhone 14 untuk mendapatkan kredit maksimum, sementara T-Mobile mensyaratkan iPhone 15 Pro atau yang lebih baru.
AdNamun, Mohan mencatat bahwa program tukar tambah ini tidak menghilangkan biaya di muka. Pelanggan masih harus membayar biaya aktivasi dan pajak atas harga ritel penuh, dengan perkiraan pengeluaran awal sekitar $291 hingga $296 untuk iPhone 18 Pro dan $400 hingga $405 untuk Pro Max.
Keuntungan bagi Operator
Kesepakatan ini juga menguntungkan bagi para operator seluler. Mereka umumnya mewajibkan pelanggan untuk mendaftar pada paket data tak terbatas (unlimited) tingkat yang lebih tinggi dan menyebarkan kredit tukar tambah sebagai potongan tagihan bulanan selama periode cicilan.
Strategi ini membantu operator dalam mempertahankan pelanggan (retensi). Meskipun waktu tunggu pengiriman untuk iPhone 18 Pro dan Pro Max dilaporkan lebih cepat dari tahun lalu, analis meyakini subsidi yang lebih besar ini dapat terus mendukung tingkat permintaan.