Story

Kepolisian Brasil Selidiki Dugaan Pencurian Rahasia Dagang di Perusahaan Pengiriman Makanan Raksasa iFood

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 18, 20262 min read
Kepolisian Brasil Selidiki Dugaan Pencurian Rahasia Dagang di Perusahaan Pengiriman Makanan Raksasa iFood

Summary

Pihak berwenang Brasil telah menyita perangkat elektronik dari seorang mantan karyawan iFood yang diduga mencuri data rahasia sebelum bergabung dengan perusahaan saingannya, 99Food, sehingga meningkatkan penyelidikan spionase perusahaan di pasar pengiriman makanan yang sangat kompetitif di negara tersebut.

Text size
Background

Polisi Brasil telah melaksanakan surat perintah penggeledahan dan penyitaan terhadap mantan karyawan pemimpin pasar pengiriman makanan iFood, menyita perangkat elektronik sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan spionase perusahaan. Penyelidikan berpusat pada kecurigaan bahwa mantan karyawan tersebut mengunduh informasi komersial rahasia sebelum pindah ke pesaingnya, 99Food.

Operasi Polisi

Operasi yang berlangsung pada hari Rabu tersebut menargetkan mantan eksekutif penjualan strategis di iFood, menurut Angelo Lages, inspektur polisi yang memimpin penyelidikan di Rio de Janeiro. Lages mengatakan kepada Reuters bahwa individu tersebut memiliki akses ke data sensitif, termasuk volume penjualan dan profil klien.

"Tujuan penggeledahan adalah untuk mengumpulkan perangkat elektronik sehingga kami dapat melakukan analisis forensik dan menentukan apa yang terjadi pada data tersebut," kata Lages. Investigasi dimulai setelah iFood mengajukan pengaduan yang menuduh pencurian informasi strategis dan rahasia. Menurut inspektur, tinjauan internal di iFood mengidentifikasi pengunduhan file-file penting sesaat sebelum karyawan tersebut mengundurkan diri pada tahun 2025 untuk bergabung dengan 99Food.

Medan Persaingan yang Ketat

Tuduhan tersebut menyoroti persaingan yang semakin ketat di industri pengiriman makanan Brasil, pasar yang memproses pesanan senilai sekitar $20 miliar tahun lalu, menurut kelompok industri Abrasel. iFood, yang dimiliki oleh perusahaan investasi Belanda Prosus, memegang pangsa pasar dominan sebesar 80% tetapi menghadapi tekanan yang semakin besar dari pendatang baru yang didukung oleh raksasa teknologi Tiongkok.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Para pesaing ini termasuk 99Food, yang dikendalikan oleh perusahaan transportasi daring DiDi Global, dan Keeta, yang dimiliki oleh Meituan. Dalam sebuah pernyataan, 99Food mengatakan bahwa mereka tidak mentolerir penggunaan data yang diperoleh secara ilegal dan mengkonfirmasi bahwa individu yang menjadi target polisi saat ini bukan bagian dari tenaga kerjanya. Mantan karyawan tersebut dilaporkan mengatakan kepada para penyelidik bahwa ia sekarang bekerja sebagai konsultan independen.

Sengketa Antimonopoli yang Lebih Luas

Penyelidikan spionase perusahaan ini berlangsung di tengah sengketa hukum dan peraturan yang lebih luas di sektor ini. Perusahaan-perusahaan tersebut juga terlibat dalam beberapa kasus di hadapan regulator antimonopoli Brasil, Cade.

  • Keeta menuduh 99Food menggunakan klausul eksklusivitas anti-persaingan dengan restoran.
  • iFood secara terpisah meminta Cade untuk menyelidiki strategi ekspansi 99Food dan Keeta, dengan tuduhan bahwa mereka menggunakan subsidi besar dan beroperasi dengan kerugian untuk secara agresif mendapatkan pangsa pasar.
Back to latest news

LATEST