Story

Indeks Bovespa Brasil Melemah 0,91% Tertekan Sektor Bahan Pokok dan Industri

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20261 min read
Indeks Bovespa Brasil Melemah 0,91% Tertekan Sektor Bahan Pokok dan Industri

Summary

Bursa saham Brasil ditutup di zona merah pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan Bovespa turun 0,91% akibat pelemahan di sektor Bahan Pokok, Properti, dan Industri. Volatilitas pasar tercatat mencapai level tertinggi dalam tiga bulan.

Text size
Background

Bursa saham Brasil ditutup melemah pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan Bovespa terkoreksi 0,91%. Pelemahan ini terutama didorong oleh kerugian signifikan di sektor Bahan Pokok, Properti, dan Industri.

Rangkuman Kinerja Pasar

Pada penutupan di bursa Sao Paulo, sentimen negatif mendominasi sesi perdagangan. Data dari Bursa Efek B3 menunjukkan bahwa jumlah saham yang mengalami penurunan melampaui jumlah saham yang naik, dengan perbandingan 524 berbanding 448, sementara 45 saham lainnya ditutup tidak berubah.

Tekanan jual terbesar datang dari sektor-sektor siklikal. Sektor Bahan Pokok, yang mencakup perusahaan pertambangan dan produsen komoditas, menjadi salah satu pemberat utama indeks.

Saham Penggerak Utama

Beberapa saham berhasil melawan tren pelemahan pasar, sementara saham-saham dari sektor pertambangan dan baja memimpin penurunan.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Saham dengan Kinerja Terbaik:
  • Totvs SA (BVMF:TOTS3), naik 4,34%
  • Hypera SA (BVMF:HYPE3), menguat 3,38%
  • Companhia de Saneamento de Minas Gerais Copasa MG (BVMF:CSMG3), bertambah 1,64%
  • Saham dengan Penurunan Terdalam:
  • CSN Mineracao SA (BVMF:CMIN3), anjlok 6,85%
  • Usinas Siderurgicas de Minas Gerais SA USIMINAS Pref (BVMF:USIM5), turun 4,74%
  • Companhia Siderurgica Nacional (BVMF:CSNA3), terkoreksi 4,65%

Volatilitas dan Pasar Lainnya

Kekhawatiran investor tercermin pada lonjakan volatilitas. Indeks CBOE Brazil Etf Volatility, yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Bovespa, naik 0,72% ke level 40,71. Angka ini merupakan level tertinggi baru dalam tiga bulan, menandakan meningkatnya ketidakpastian di pasar.

Di pasar komoditas, harga bergerak variatif. Kontrak berjangka Emas turun 1,61%, sementara minyak mentah WTI naik 1,86%. Di pasar valuta, Dolar AS menguat terhadap Real Brasil, dengan pasangan USD/BRL naik 0,56% ke level 5,15.

Back to latest news

LATEST