Story

Farnborough Airshow: Boeing Ungguli Airbus dengan Total Pesanan Hampir 300 Pesawat

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 21, 20262 min read
Farnborough Airshow: Boeing Ungguli Airbus dengan Total Pesanan Hampir 300 Pesawat

Summary

Boeing memimpin tipis atas rivalnya, Airbus, dalam perolehan kesepakatan di Farnborough Airshow, dengan total pesanan pasti mendekati 300 unit di tengah tantangan rantai pasok industri.

Text size
Background

Boeing berhasil mengungguli rival Eropanya, Airbus, dalam perolehan pesanan pesawat di Farnborough Airshow, Inggris, dengan total kesepakatan yang diumumkan sejauh ini mencapai hampir 300 unit. Angka ini sejalan dengan pameran sebelumnya pada tahun 2024, meskipun sumber industri mengindikasikan bahwa total kesepakatan mungkin tidak akan mencapai ekspektasi yang lebih tinggi akibat kendala rantai pasok yang terus berlanjut.

Menurut penghitungan Reuters, total pesanan pasti yang telah diumumkan mencapai 288 pesawat. Kesepakatan ini menunjukkan permintaan yang kuat di sektor penerbangan meskipun kedua produsen utama, Boeing dan Airbus, masih menghadapi tantangan produksi.

Rincian Pesanan Utama

Pesanan signifikan datang dari berbagai maskapai dan perusahaan penyewaan pesawat global. Berikut adalah beberapa kesepakatan kunci yang diumumkan:

  • SMBC Aviation Capital: Perusahaan pembiayaan aviasi ini membagi pesanannya secara merata, memesan 100 pesawat 737 MAX dari Boeing (60 unit 737-10 dan 40 unit 737-8) serta 100 pesawat keluarga A320neo dari Airbus (65 unit A321neo dan 35 unit A320neo).
  • Riyadh Air: Maskapai Arab Saudi ini mengeksekusi opsi untuk 28 Boeing 787 Dreamliner dan mengonfirmasi pesanan untuk enam Airbus A350-1000.
  • Philippine Airlines: Maskapai ini memesan 15 Boeing 787-10 Dreamliner dengan opsi untuk lima unit lagi, serta memesan sembilan Airbus A350.
  • AerCap: Raksasa penyewaan pesawat ini menempatkan pesanan untuk 15 Boeing 787 Dreamliner.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Pesanan lainnya termasuk empat Boeing 737 MAX dan empat 787 untuk Uganda Airlines, serta lima pesawat kargo 777-8 untuk MSC Air Cargo.

Aktivitas Produsen Lain dan Pasar Mesin

Di luar duopoli Boeing dan Airbus, produsen pesawat asal Brasil, Embraer, juga mencatatkan sejumlah kesepakatan. Pesanan untuk Embraer datang dari Fuji Dream Airlines (dua jet E175), grup maskapai Amerika Selatan Abra (20 pesawat E2), dan maskapai regional Spanyol Binter (lima pesawat E2).

Pasar mesin pesawat juga menunjukkan aktivitas yang tinggi. British Airways memilih mesin Pratt & Whitney GTF untuk armadanya yang akan datang, sementara BOC Aviation menempatkan pesanan mesin terbesarnya untuk hingga 300 mesin CFM International. Selain itu, maskapai terbesar India, IndiGo, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan CFM International untuk pembelian lebih dari 1.000 mesin LEAP-1A, yang berpotensi menjadi rekor kesepakatan bagi produsen mesin tersebut.

Back to latest news

LATEST