Story
CEO Blackstone: Perusahaan Tangani Kekhawatiran Komunitas Terkait Lonjakan Investasi AI

CEO Blackstone Stephen Schwarzman mengatakan bahwa perusahaannya sedang berupaya untuk mengatasi implikasi sosial dan lingkungan yang timbul dari pengembangan kecerdasan buatan (AI), seiring meningkatnya penolakan terhadap pembangunan pusat data di Amerika Serikat.
Penolakan Publik Memicu Respons
Blackstone, bersama dengan perusahaan modal swasta lainnya, menginvestasikan puluhan miliar dolar ke dalam bisnis dan infrastruktur yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komputasi untuk model AI yang haus daya. Namun, pembangunan pusat data ini menghadapi penolakan yang signifikan dari masyarakat.
Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos pada bulan Juni, hanya 14% warga Amerika yang akan mendukung pembangunan pusat data di komunitas mereka. Menanggapi hal ini, Schwarzman mengakui bahwa perubahan besar yang didorong oleh teknologi seperti AI dapat menciptakan kecemasan karena ketidakpastian mengenai evolusinya.
Langkah Konkret dan Investasi Portofolio
Dalam sebuah conference call, Schwarzman menyatakan bahwa Blackstone bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan portofolionya, termasuk bisnis pusat data, untuk mengatasi berbagai isu. Langkah-langkah yang diambil meliputi:
Ad- Penciptaan lapangan kerja melalui serikat pekerja
- Pelatihan tenaga kerja
- Pengembangan sistem pendingin bebas air
- Perluasan kapasitas pembangkit listrik
- Investasi ekonomi lokal yang signifikan
Sebagai contoh tantangan yang dihadapi, QTS, operator pusat data yang diakuisisi Blackstone senilai $10 miliar pada tahun 2021, bulan ini menghentikan proyek di Virginia setelah bertahun-tahun perencanaan. Keputusan ini diambil menyusul penolakan keras dari masyarakat lokal dan proses litigasi, meskipun proyek tersebut telah disetujui oleh otoritas setempat.
Konteks Kebijakan dan Strategis
Di tingkat pemerintah, pengembangan AI dipandang sebagai perlombaan strategis melawan Tiongkok, namun pemerintah AS juga berupaya melindungi rumah tangga dari kenaikan biaya energi yang menyertainya. Schwarzman, yang dikenal sebagai donatur Donald Trump, mengatakan bahwa ia secara pribadi telah "menghabiskan banyak waktu dengan para pemimpin di industri dan berbagai pembuat kebijakan" untuk mencari solusi atas isu-isu kritis ini sambil mempertahankan kepemimpinan AI Amerika.