Story
Bitcoin Melonjak 8% Mendekati $70.000, Picu 'Short Squeeze' Senilai $1,44 Miliar

Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan harga tajam sebesar 8% dalam satu hari pada 20 Agustus, naik dari sekitar $64.600 ke level tertinggi dalam dua bulan mendekati $70.000. Kenaikan ini memicu *short squeeze* masif di pasar kripto, yang memaksa likuidasi posisi jual (short) senilai $1,44 miliar dalam satu hari, dengan rasio likuidasi posisi jual terhadap posisi beli (long) mencapai sekitar 8,6 banding 1.
Pemicu Reli dan Dampak Pasar
Katalis utama reli ini adalah pengumuman dari Departemen Keuangan AS untuk setidaknya menggandakan skala program pembelian kembali obligasi jangka panjang (10-30 tahun). Jumlah setiap operasi akan ditingkatkan menjadi minimal $40 miliar, efektif mulai 9 September 2026.
Kebijakan ini menyebabkan imbal hasil obligasi AS jangka panjang turun tajam dan melemahkan dolar AS, sehingga mendorong reli di seluruh aset berisiko, termasuk aset digital. "Program ini tidak boleh disamakan dengan pelonggaran kuantitatif (QE) konvensional, tetapi dampak likuiditasnya tetap substantif," kata Paul Howard, Direktur Senior di lembaga perdagangan aset digital Wincent, menurut laporan Investing.com.
Kenaikan ini menyebar ke pasar kripto yang lebih luas. Ethereum (ETH) berhasil merebut kembali level $2.000 dan bergerak menuju $2.100, sementara Solana (SOL) naik sekitar 6,4% dan XRP melonjak 10,4%. Indeks Fear & Greed pasar kripto juga kembali ke zona netral di level 41.
Aliran Dana Institusional dan Sinyal On-Chain
Fundamental kenaikan ini didukung oleh kembalinya aliran dana institusional ke produk ETF Bitcoin spot di AS. Data menunjukkan arus masuk bersih sebesar $297,6 juta pada 17 Agustus dan $189,3 juta pada 18 Agustus, dengan total arus masuk mencapai sekitar $487 juta dalam dua hari.
Data *on-chain* dari CryptoQuant juga menunjukkan tanda-tanda akumulasi. Selama 60 hari terakhir, pemegang besar ("whale") telah mengakumulasi sekitar 43.000 BTC, senilai sekitar $2,75 miliar dengan harga saat ini. Selain itu, metrik permintaan spot 30 hari telah menyempit secara signifikan, mendekati titik positif untuk pertama kalinya sejak Februari 2026, sebuah sinyal yang secara historis diikuti oleh kenaikan harga rata-rata 18% dalam 60 hari berikutnya.
AdProspek Pasar: Antara Optimisme dan Kewaspadaan
Sentimen pasar masih terbagi. Tim riset di VanEck berpendapat bahwa fase "kapitulasi" harga kemungkinan besar telah selesai, berdasarkan 12 indikator yang mereka lacak, dan pasar dapat mencapai titik terendah antara September dan November.
Namun, pandangan lain tetap waspada. Mike McGlone dari Bloomberg Intelligence memperingatkan bahwa kelemahan berkelanjutan di bawah $69.000 dapat memperkuat prediksi penurunan menuju $10.000. Sementara itu, Anthony Scaramucci dari SkyBridge Capital mencatat bahwa penurunan pasar saat ini yang "hanya" 55%—dibandingkan 75-80% pada siklus sebelumnya—menunjukkan ketahanan dan bahwa pembeli sudah mulai memposisikan diri untuk siklus berikutnya.
Level Teknis dan Data Makro yang Perlu Diperhatikan
Dalam jangka pendek, kemampuan Bitcoin untuk bertahan secara konsisten di atas level psikologis $70.000 akan menjadi sinyal kunci untuk validasi keberlanjutan reli. Jika gagal, level dukungan penting berada di kisaran $64.000-$65.000.
Investor akan terus memantau data makroekonomi AS, termasuk Indeks Manufaktur Fed Philadelphia dan data klaim pengangguran, yang akan dirilis pada 20 Agustus. Data ini akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap jalur penurunan suku bunga The Fed, yang pada gilirannya berdampak pada likuiditas dan valuasi aset kripto.