Story

Didorong Tarif Capesize, Indeks Angkutan Curah Kering Baltik Naik 1,2%

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20261 min read
Didorong Tarif Capesize, Indeks Angkutan Curah Kering Baltik Naik 1,2%

Summary

Indeks angkutan curah kering utama Baltik naik 1,2% pada hari Jumat, mencatatkan kenaikan mingguan 8,4% berkat lonjakan tarif untuk kapal capesize yang didorong oleh permintaan bijih besi.

Text size
Background

Indeks Angkutan Curah Kering Baltik (Baltic Dry Index) menguat pada hari Jumat, membukukan kenaikan mingguan yang solid didukung oleh tarif yang lebih tinggi untuk kapal berukuran capesize. Indeks utama, yang merupakan barometer biaya pengiriman komoditas curah kering via laut, melanjutkan tren positifnya.

Menurut data dari Baltic Exchange, indeks utama bertambah 34 poin, atau 1,2%, dan ditutup pada level 2.944. Kinerja ini membawa kenaikan total sepanjang minggu menjadi 8,4%, menandakan sentimen yang kuat di pasar angkutan laut.

Kinerja Indeks Sektoral

Pendorong utama kenaikan ini adalah segmen kapal terbesar. Indeks capesize, yang melacak kapal-kapal pengangkut kargo 150.000 ton seperti bijih besi dan batu bara, melonjak 86 poin atau 1,9% ke level 4.655.

  • Pendapatan Harian Capesize: Rata-rata pendapatan harian untuk kapal jenis ini meningkat sebesar $780 menjadi $38.711.
  • Kenaikan Mingguan Capesize: Sepanjang minggu, indeks capesize membukukan kenaikan signifikan sekitar 13,5%.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Sementara itu, indeks panamax tercatat relatif tidak berubah di level 2.253. Meskipun demikian, indeks ini masih berhasil mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 2,3%.

Faktor Pendorong Pasar

Penguatan tarif capesize sejalan dengan dinamika di pasar komoditas. Harga kontrak berjangka bijih besi dilaporkan naik pada hari Jumat, yang menjadi sentimen positif bagi permintaan kapal pengangkut.

Kenaikan harga bijih besi ini didukung oleh beberapa faktor, termasuk pengiriman dari Australia yang lebih rendah dari biasanya secara musiman, adanya premi pada biaya angkutan, serta aktivitas pengurangan stok (destocking) di pelabuhan-pelabuhan utama Tiongkok. Kondisi ini secara langsung meningkatkan permintaan untuk kapal capesize, yang merupakan moda transportasi utama untuk komoditas tersebut.

Back to latest news

LATEST