Story

Saham AMD Menguat Didukung Prospek AI dan Rekomendasi Analis Baru

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20262 min read
Saham AMD Menguat Didukung Prospek AI dan Rekomendasi Analis Baru

Summary

Saham Advanced Micro Devices (AMD) naik di tengah sentimen positif yang didorong oleh inisiasi cakupan baru dari William Blair dan peningkatan target harga sebelumnya, yang menyoroti potensi pertumbuhan perusahaan dalam infrastruktur AI.

Text size
Background

Saham Advanced Micro Devices (NASDAQ: AMD) naik 1,9% dalam perdagangan pra-pembukaan, didorong oleh kombinasi cakupan analis baru dan sentimen positif yang berkelanjutan dari kenaikan target harga signifikan pada awal pekan ini.

Proyeksi Jangka Panjang dari William Blair

William Blair memulai cakupan saham AMD dengan peringkat "Market Perform". Analis Sebastien Naji menyebutkan posisi perusahaan sebagai salah satu penerima manfaat utama dari ledakan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).

Firma tersebut memproyeksikan penjualan AMD akan tumbuh dari $52 miliar pada tahun 2026 menjadi lebih dari $104 miliar pada tahun 2028. Pertumbuhan ini, ditambah dengan daya ungkit operasional, diperkirakan akan mendorong laba per saham (EPS) non-GAAP mendekati $20 pada tahun 2028, terutama didorong oleh permintaan GPU, CPU, dan solusi silikon lainnya yang terkait dengan penerapan model AI.

Sentimen Pasar dan Katalis Jangka Pendek

Kenaikan ini juga didukung oleh sentimen yang tersisa dari langkah Goldman Sachs pada awal pekan ini, yang menaikkan target harga saham AMD menjadi $640. Saham AMD telah pulih setelah mengalami penurunan tajam pada hari Selasa, yang dipicu oleh laporan Reuters bahwa startup AI asal Tiongkok, DeepSeek, sedang mengembangkan chip AI sendiri yang berfokus pada inferensi.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Investor kini memiliki katalis jangka pendek yang jelas untuk dinantikan. AMD secara resmi mengumumkan akan melaporkan hasil keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2026 pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, setelah pasar ditutup.

Lanskap Kompetitif

Di tengah persaingan yang ketat, saham AMD sempat tertekan saat rivalnya, Nvidia, mendapatkan pelanggan baru untuk CPU AI Vera miliknya. William Blair mencatat bahwa portofolio GPU AMD memang tertinggal dari Nvidia, tetapi perusahaan telah mempercepat peta jalan produknya dan membedakan diri melalui akses memori, harga, dan standar terbuka.

Secara keseluruhan, kenaikan pra-pasar ini mencerminkan pemulihan saham setelah minggu yang fluktuatif. Para analis semakin optimis terhadap AMD menjelang laporan pendapatan, dengan pandangan bahwa eksposur perusahaan terhadap infrastruktur AI merupakan pendorong pertumbuhan jangka panjang yang solid, meskipun tekanan kompetitif dari Nvidia tetap menjadi perhatian.

Back to latest news

LATEST