Story
Saham Zumiez Anjlok Akibat Laporan Keuangan dan Proyeksi yang Mengecewakan

Saham Zumiez (ZUMZ) anjlok 16,3% dalam perdagangan pasca-jam kerja setelah peritel produk olahraga aksi tersebut merilis laporan keuangan kuartal kedua fiskal yang tidak memenuhi ekspektasi analis, baik dari sisi pendapatan maupun laba. Penurunan tajam ini diperparah oleh proyeksi keuangan untuk kuartal ketiga yang jauh lebih lemah dari perkiraan pasar.
Kinerja Kuartalan di Bawah Ekspektasi
Untuk kuartal yang berakhir pada 1 Agustus 2026, Zumiez melaporkan kerugian bersih sebesar $0,17 per saham. Angka ini lebih besar dari estimasi konsensus analis yang berada di kisaran $0,11 hingga $0,14 per saham. Dari sisi pendapatan, penjualan bersih turun 2,5% secara tahunan (YoY) menjadi $209 juta, meleset dari perkiraan konsensus sekitar $213 juta.
Perusahaan juga mencatat penurunan penjualan toko sebanding (comparable-store sales) sebesar 2,1% selama periode tersebut. Hal ini menggarisbawahi pelemahan permintaan konsumen di lokasi-lokasi tokonya di Amerika Serikat.
Proyeksi Lemah Memicu Aksi Jual
AdFaktor yang kemungkinan besar memperkuat aksi jual adalah proyeksi (guidance) yang sangat mengecewakan untuk kuartal ketiga. Manajemen memproyeksikan laba per saham (EPS) hanya di rentang $0,00–$0,10, sangat jauh di bawah perkiraan analis sekitar $0,59. Sementara itu, proyeksi pendapatan sebesar $222–$226 juta juga berada di bawah konsensus pasar yang mencapai $238 juta.
Kekhawatiran investor bertambah setelah perusahaan mengungkapkan bahwa penjualan bersih sejak awal kuartal ketiga hingga saat ini sudah turun 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, Zumiez berencana untuk menutup sekitar 16 toko selama tahun fiskal 2026, sebuah sinyal bahwa manajemen tidak melihat adanya pemulihan dalam waktu dekat.
Konteks Pasar
Tekanan jual terhadap saham ZUMZ murni didorong oleh kinerja internal perusahaan, bukan karena sentimen pasar yang lebih luas. Indeks utama AS seperti S&P 500, Dow Jones, dan Nasdaq tercatat relatif datar pada hari yang sama. Dengan penurunan ini, saham ZUMZ kini mendekati level terendah dalam 52 minggu dan telah anjlok lebih dari 55% dari level tertingginya di $31,70.