Story
X Hadapi Penyelidikan di Irlandia Terkait Kontrol Keamanan Anak

Regulator media Irlandia, Coimisiún na Meán, pada hari Selasa memulai penyelidikan resmi terhadap platform media sosial X. Penyelidikan ini berpusat pada kekhawatiran bahwa X gagal menerapkan sistem verifikasi usia dan kontrol orang tua yang efektif sebagaimana diwajibkan oleh Kode Keamanan Daring (Online Safety Code) negara tersebut.
Fokus Penyelidikan
Penyelidikan ini akan memeriksa apakah X memiliki langkah-langkah penjaminan usia yang memadai untuk mencegah anak-anak mengakses konten video khusus dewasa, termasuk pornografi dan kekerasan ekstrem. Menurut Coimisiún na Meán, penjaminan usia yang hanya didasarkan pada deklarasi diri tidak dianggap efektif berdasarkan Bagian 12(10) dari Online Safety Code.
Regulator juga akan menilai apakah sistem kontrol orang tua di X memenuhi persyaratan minimum, mudah ditemukan, dan disajikan kepada pengguna baru pada tahap pendaftaran. John Evans, Komisaris Layanan Digital, menyatakan bahwa platform yang dapat diakses oleh anak-anak dan mengizinkan konten video khusus dewasa harus memastikan konten tersebut tidak dapat diakses secara normal oleh anak-anak.
AdPotensi Sanksi dan Konteks Regulasi
Ini menandai penyelidikan formal pertama yang dilakukan di bawah Online Safety Code Irlandia. Jika X terbukti melakukan pelanggaran, Coimisiún na Meán dapat menjatuhkan sanksi finansial yang signifikan.
Sanksi tersebut dapat berupa denda hingga 10% dari omzet tahunan yang relevan atau €20 juta, mana pun yang lebih besar. Langkah ini sejalan dengan tren pengetatan regulasi di seluruh Eropa, di mana negara-negara seperti Prancis, Jerman, Spanyol, dan Belanda juga sedang mengupayakan langkah-langkah untuk mengatasi masalah keamanan anak di platform media sosial.