Story

Goldman Sachs dan BofA Bersaing Kelola Kekayaan Karyawan Anthropic Jelang IPO

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 11, 20261 min read
Goldman Sachs dan BofA Bersaing Kelola Kekayaan Karyawan Anthropic Jelang IPO
Text size
Background

Sejumlah bank investasi raksasa di Wall Street tengah bersaing ketat untuk mengelola kekayaan para karyawan Anthropic PBC, perusahaan kecerdasan buatan (AI) yang merencanakan penawaran umum perdana (IPO). Persaingan ini menyoroti potensi keuntungan besar yang akan tercipta bagi karyawan perusahaan teknologi pasca-IPO.

Persaingan Para Raksasa Keuangan

Menurut laporan dari Bloomberg, bank-bank terkemuka telah mengadakan diskusi dengan Anthropic untuk menawarkan layanan manajemen kekayaan mereka. Beberapa institusi yang terlibat dalam persaingan ini antara lain:

  • Goldman Sachs Group Inc.
  • Bank of America Corp.
  • JPMorgan Chase & Co.
  • Wells Fargo & Co.
  • Unit manajemen kekayaan dari Bank of New York Mellon Corp.

Selain nama-nama besar tersebut, sejumlah firma penasihat dan butik keuangan yang lebih kecil juga dilaporkan turut serta merespons permintaan informasi dari Anthropic dalam beberapa minggu terakhir.

Proses Seleksi oleh Anthropic

Sample IUX Markets – In-articleAd

Anthropic, pengembang model AI populer bernama Claude, secara proaktif telah meminta para perusahaan keuangan untuk mempresentasikan penawaran manajemen kekayaan mereka. Permintaan tersebut mencakup rincian mengenai struktur biaya, ragam layanan yang ditawarkan, dan detail operasional lainnya.

Tujuan dari proses ini adalah agar Anthropic dapat menyusun daftar penasihat keuangan yang direkomendasikan bagi para karyawannya. Langkah ini diharapkan dapat membantu staf mengelola keuntungan finansial signifikan yang diperkirakan akan mereka peroleh setelah perusahaan resmi melantai di bursa saham.

Konteks Pasar

Langkah yang diambil Anthropic ini mencerminkan tren yang berkembang di kalangan perusahaan teknologi besar yang akan melakukan IPO. Sebelumnya, dalam persiapan IPO SpaceX, lebih dari 1.000 karyawan dan mantan karyawan perusahaan roket tersebut bekerja sama untuk bernegosiasi dengan firma manajemen kekayaan.

Tindakan kolektif tersebut bertujuan untuk mendapatkan harga layanan yang lebih baik dan akses ke produk-produk keuangan yang dapat mengoptimalkan pajak. Bagi bank, mendapatkan mandat untuk mengelola kekayaan karyawan dari IPO teknologi besar merupakan peluang bisnis yang sangat lukratif, karena menciptakan generasi baru klien-klien kaya dalam waktu singkat.

Back to latest news

LATEST