Story
Saham Volkswagen Anjlok Akibat Laba Kuartal II Mengecewakan dan Pemangkasan Proyeksi

Saham preferen Volkswagen AG (VOWG_p) anjlok 1,4% menjadi €71,94 dalam perdagangan hari ini, setelah produsen mobil Jerman tersebut merilis laporan keuangan kuartal kedua yang jauh di bawah ekspektasi dan secara drastis memangkas proyeksi pendapatan setahun penuh.
Laba dan Proyeksi Jauh di Bawah Ekspektasi
Menurut laporan perusahaan, laba bersih untuk periode April-Juni tercatat sebesar €1,54 miliar, turun sekitar sepertiga dari periode yang sama tahun sebelumnya. Laba operasional juga turun sekitar 10% menjadi €3,47 miliar, jauh di bawah konsensus analis yang memperkirakan sekitar €3,95 miliar.
Kekecewaan investor diperparah oleh pemangkasan proyeksi yang tajam. Volkswagen kini memperkirakan pendapatan setahun penuh 2026 akan turun hingga 3%. Ini merupakan pembalikan total dari prospek sebelumnya yang memproyeksikan pertumbuhan hingga 3%.
Kinerja keuangan juga terbebani oleh biaya sebesar €500 juta terkait penghentian produksi model listrik ID.4 di AS. Selain itu, perusahaan menyebutkan adanya "efek bauran negatif" dari penjualan lebih banyak kendaraan dengan margin keuntungan yang lebih rendah.
Tekanan Operasional dan Kompetisi di Tiongkok
AdLaporan laba ini menambah kekhawatiran yang sudah ada seputar arah strategis Volkswagen. Perusahaan mengonfirmasi sedang mempertimbangkan pemangkasan hingga 100.000 pekerjaan secara global—dua kali lipat dari angka yang diungkapkan sebelumnya—sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang didorong oleh CEO Oliver Blume untuk mengatasi struktur biaya yang dilaporkan 20% lebih tinggi dari para pesaing.
Di Tiongkok, pasar terbesar grup, pengiriman kendaraan anjlok lebih dari sepertiga pada kuartal tersebut. Hal ini menggarisbawahi parahnya tekanan kompetitif dari merek-merek kendaraan listrik (EV) domestik Tiongkok.
Konteks Pasar dan Kinerja Saham
Sentimen negatif terhadap saham Volkswagen diperkuat oleh kondisi pasar yang lebih luas, di mana indeks DAX Jerman juga diperdagangkan lebih rendah. Pasar tertekan oleh lonjakan harga minyak dan ketidakpastian pasca keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menahan suku bunga.
Kombinasi dari laba yang meleset, pembalikan proyeksi, skala restrukturisasi yang membengkak, dan tantangan makroekonomi mendorong saham Volkswagen mendekati level terendah dalam 52 minggu terakhir di €69,20.