Story
Bursa Saham AS Ditutup Menguat; Nasdaq Pimpin Kenaikan 1,29%

Summary
Indeks-indeks utama Wall Street berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan Selasa, didorong oleh penguatan di sektor teknologi. Nasdaq Composite memimpin kenaikan, sementara Dow Jones dan S&P 500 juga mencatatkan kinerja positif.
Bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada perdagangan hari Selasa, dengan kenaikan signifikan di sektor Teknologi, Minyak & Gas, dan Bahan Dasar yang mendorong sentimen positif di pasar. Indeks teknologi Nasdaq Composite menjadi yang terdepan dalam kenaikan ini.
Kinerja Indeks Utama
Pada penutupan di New York Stock Exchange (NYSE), ketiga indeks acuan utama mencatatkan penguatan. Kinerja masing-masing indeks adalah sebagai berikut:
- Dow Jones Industrial Average naik 0,74%.
- S&P 500 menguat sebesar 0,89%.
- NASDAQ Composite melonjak 1,29%.
Data pasar menunjukkan bahwa jumlah saham yang menguat melampaui yang melemah. Di NYSE, 1.560 saham naik berbanding 1.169 yang turun, sementara di Nasdaq, 2.091 saham naik dan 1.317 turun. Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang sering dianggap sebagai pengukur kekhawatiran pasar, turun tajam sebesar 8,58% ke level 17,05, mengindikasikan menurunnya kecemasan investor.
Saham Penggerak Pasar
AdDi antara komponen Dow Jones, 3M Company (NYSE:MMM) menjadi salah satu penggerak utama dengan lonjakan 7,32%. Saham unggulan lainnya yang berkinerja baik termasuk Unitedhealth Group (NYSE:UNH) yang naik 3,51% dan Caterpillar Inc (NYSE:CAT) yang menguat 2,97%.
Di sisi lain, beberapa saham yang menahan laju indeks adalah Boeing Co (NYSE:BA) yang turun 2,22% dan Salesforce Inc (NYSE:CRM) yang melemah 2,15%. Di indeks S&P 500, saham-saham terkait semikonduktor menunjukkan kekuatan, dengan Western Digital (NASDAQ:WDC) dan Micron Technology (NASDAQ:MU) masing-masing melesat 12,51% dan 12,04%.
Pergerakan Komoditas dan Mata Uang
Di pasar komoditas, harga energi dan logam mulia bergerak lebih tinggi. Emas Berjangka untuk pengiriman Agustus naik 1,82% menjadi $4.088,85 per troy ons. Sementara itu, minyak mentah WTI untuk pengiriman September naik 2,46% menjadi $84,51 per barel.
Di pasar valuta asing, Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, tercatat naik 0,23% ke level 101,01. Hal ini menunjukkan penguatan dolar di tengah dinamika pasar saham yang positif.